Mengapa Pendapatan Adsense Menurun? Mungkin AdBlock

Alasan pasti mengapa penghasilan anda menurun adalah pengunjung anda kebanyakan berasal dari browser mobile dan sebagian besar dari mereka memasang AdBlock. Just it!

Adblock (dari sisi negatif) merupakan teknologi ampuh yang secara perlahan namun pasti menghancurkan dunia digital. Ya, jika hal ini terus dibiarkan, suatu saat nanti mungkin anda tidak lagi bisa mendapatkan penghasilan (spesial untuk personal blog). Bila tidak ada solusi jitu untuk mengatasi masalah ini, mungkin banyak blogger yang meninggalkan pekerjaan sebagai penulis lepas di internet. Terutama pemilik blog selfhost, mereka menghabiskan waktu dan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk memproduksi artikel berkualitas (tujuan). Itu tidak dibiayai oleh pengunjung tetapi berasal dari dana pribadi yang terkadang perlu pengorbanan untuk mengumpulkannya. Berharap situs yang mereka miliki memberi penghasilan sehingga bisa membiayai dirinya sendiri, kemudian selisih penghasilan dan biaya adalah keuntungan untuk pemilik situs tersebut.
Mengapa Pendapatan Adsense Menurun? Mungkin AdBlock

Sebagai pengelola situs web atau aplikasi seluler, anda diharuskan mempelajari informasi terkait tentang pengguna situs anda. Dalam hal ini kita bisa menggunakan Google Analytics untuk mengetahui darimana pengguna kita berasal, perangkat apa yang mereka gunakan, browser apa yang mereka gunakan dan sebagainya.

Lalu, Bagaimana dengan Perusahaan Pengembang Iklan Digital?


Kita berharap perusahaan pengembang memikirkan solusi tepat untuk mengatasi masalah ini tapi kenyataannya tidak. Perusahaan-perusahaan besar, seperti Google, Microsoft, Taboola dan lainnya membayar perusahaan pengembang AdBlock agar mendapat pengecualian. Itu berarti, mungkin mereka tidak menemukan cara lain untuk mengatasi permasalahan ini.

Untuk bisa seperti itu, anda perlu membayar perusahaan pengembang AdBlock agar membuat pengecualian untuk situs anda. Kabarnya, perusahaan besar tersebut kehilangan 10% sampai 30% dari total pendapatan mereka pada iklan untuk membayar perusahaan pengembang AdBlock.

Setelah beberapa hari menjelajahi dunia internet untuk mempelajari terkait masalah ini, kita mengumpulkan beberapa solusi untuk mengatasinya. Berikut solusi yang kita punya untuk anda:

Pada saat ini baik di web mobile atau iklan dalam aplikasi seluler sekarang sudah bisa diblokir dengan menggunakan teknologi Adblock tersebut. Berikut 5 browser adblock yang paling banyak didownload oleh penggguna mobile.

Selanjutnya, pagefair.com menggambarkan penggunaan browser pemblokir iklan (AdBlocking Browser) terbanyak di dunia berada di asia, lebih tepatnya di China, India, Indonesia dan Pakistan. Benarkah?

pada Maret 2016 ada 159 juta pengguna browser adblocking ponsel di Cina, 122 juta di India, dan 38 juta di Indonesia. selain itu, pagefair.com juga menggambarkan populasi peningkatan penggunaan AdBlock pada smartphone sejak awal tahun 2015.

Jika boleh disimpulkan, Setidaknya 419 juta orang (22% dari 1,9 miliar pengguna smartphone di dunia) yang memblokir iklan di web mobile. Pada Maret 2016 diperkirakan 408 juta orang secara aktif menggunakan browser adblocking seluler (yaitu, browser mobile yang blok iklan secara default). Pada Maret 2016 di Eropa dan Amerika Utara ada 14 juta pengguna aktif bulanan browser adblocking mobile. Sebuah study lanjut menyatakan, 4,9 juta konten blocking dan di-app aplikasi adblocking yang didownload dari toko aplikasi di Eropa dan Amerika Utara sejak September 2014.

Komentar