Cara Uji 2 Sampel Mann Whitney Dengan SPSS Statistik


Uji 2 Sampel Mann-Whitney | Statistik Nonparametric – Uji Mann-Whitney merupakan uji yang banyak digunakan untuk jenis data nominal/ordinal/interval/rasio yang tidak berdistribusi normal. Berbeda dengan uji t pada statistik parametrik, yang mensyaratkan jenis datanya interval/rasio dan berdistribusi normal. Jadi, perbedaannya terletak pada jenis data, Namun tujuannya tetaplah sama. Selain Mann-Whitney, uji dua sampel dalam statistik nonparametrik ada lagi uji kolmogorov-smirnov, uji moses dan uji wald-wolfowitz.

Pada bagian ini, akan dibahas cara uji dua sampel menggunakan Uji Mann-Whitney. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan.

Cara Uji 2 Sampel Mann Whitney Dengan SPSS Statistik

1. Mengumpulkan Data

Hal pertama yang harus data adalah Data, dalam hal ini adalah data yang berdistribusi yang tidak normal. Berikut contoh data yang dapat digunakan untuk latihan kali ini.

*Seorang dosen ingin mengadakan tambahan jam pelajaran pada hari senin dan selasa, agar proses belajar semakin cepat selesai.  Untuk itu, 10 mahasiswa ditanya sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan tersebut. Berikut data yang telah terkumpul:

tabel data spss nonparametrik uji 2 sampel mann whitney

2. Mengubah Data Dalam Bentuk Kode

Untuk mengolah data tersebut melalui SPSS, maka hendaknya kita mengubah data tersebut dalam bentuk kode berupa angka. Berikut data yang akan diinput dalam SPSS.

tabel 2 data spss nonparametrik uji 2 sampel mann whitney


Keterangan:
*Variabel Hari: 1=senin dan 2=selasa.
*Variabel Tanggapan: 1=Tidak setuju dan 2=Setuju.

3. Mendefinisikan Variabel

Langkah pertama adalah menjalankan program SPSS statistik. Setelah itu, buka sheet baru, dengan cara klik menu file, lalu pilih New. Lalu pindah ke Sheet ‘Variabel View’.
Selanjutnya, pada baris pertama, isi dengan ‘Hari’. Pada kotak dibagian values, silahkan lakukan pengaturan (value)1=senin(label) dan (value)2=selasa(label). Lalu klik Ok. Seperti gambar dibawah ini.

pengaturan variabel view spss statistik mann whitney uji 2 sampel non parametrik


Pada baris kedua, isi dengan ‘Tanggapan’. Pada kotak bagian values, lakukan pengaturan seperti langkah pertama, (value)1=tidak setuju(label), dan (value)2=setuju(label). Lalu klik ok. Seperti gambar dibawah ini.

pengaturan variabel view spss statistik mann-whitney uji 2 sampel non parametrik


Sehingga, tampilan akhirnya adalah sebagai berikut.

hasil akhir pengaturan spss statistik non paramteri uji 2 sampel

4. Input Data

Setelah selesai pada bagian ‘variabel view’, sekarang pindah ke sheet ‘data view’. Silahkan isi data dengan bentuk kode-kode yang ada pada nomor 2. Sehingga bentuk akhirnya akan menjadi seperti gambar dibawah ini.

input data di spss statistik nonparametrik uji 2 sampel

5. Mengolah Data Dengan SPSS

Pada menu Analyze, Pilih Nonparametric test, lalu pilih Legacy dialogs, dan klik 2 Independent Samples.

pengaturan analyze statistik untuk nonparamterik uji 2 sampel


Setelah itu akan muncul gambar seperti gambar dibawah ini.

pengaturan mann whitney pada nonparametric spss statistik dua sampel


Langkah selanjutnya, pindahkan variabel ‘Tanggapan’ ke bagian ‘test variabel list’. Sedangkan untuk ‘hari’ pindahkan ke bagian ‘grouping variabel’. Dengan cara klik tanda panah di sebelahnya.
Setelah itu, klik tombol ‘Define groups, sehingga muncul gambar dibawah ini.

pengaturan pada define group pada mann whitney nonparametrik statistik


Pada group 1, isi dengan ‘1’, sedangkan group 2 isi dengan ‘2’.
Sedangkan pada bagian test type, centang mann-whitney U. Berikut hasil keseluruhan langkah tersebut.

pengaturan akhir pada uji dua sampel nonparametrik statistik spss


Silahkan klik Ok.

6. Memindahkan Output Data Ke Lembar Kerja

Setelah langkah-langkah di atas dilakukan dengan baik. Maka hasil output akan keluar seperti gambar dibawah ini.

hasil olah data mann whitney nonparametrik dalam uji 2 sampel


Sekarang pindahkan data ke lembar kerja di MS-Word/PDF. Dengan cara, klik kanan pada tabel, lalu pilih copy, lalu tempelkan ke lembar kerja.

7. Analisis Output Data

Setelah dipindahkan ke lembar kerja, maka langkah selanjutnya adalah menganalisis data. Dengan demikian, Analisis tersebut dapat menjadi sebuah informasi yang berguna dan bermanfaat untuk penelitian atau pengambilan keputusan.

Baca Juga:

Apa Pendapat Anda?

 

Anda Sedang Menggunakan Ad Blocker?

Matikan Ad Blocker Anda terlebih dahulu KHUSUS untuk situs ini saja matabaraja.com

Tidak perlu khawatir, tidak ada iklan jahat di sini

Jika tidak paham caranya, silahkan Kunjungi: HOW TO WHITELISTING?

Thank you!

×