Cara Uji 2 Sampel Berpasangan Wilcoxon Dengan SPSS


Uji 2 Sampel Berpasangan WilcoxonUji Wilcoxon merupakan statistik nonparametrik yang digunakan untuk menguji data nominal/ordinal/interval/rasio yang tidak berdistribusi normal. Uji statistik nonparametrik untuk menguji dua sampel berpasangan lainnya adalah uji sign, uji McNemar dan uji Marginal-Homogenity.

Pada uji Statistik parametrik dalam uji dua sampel berpasangan lebih banyak menggunakan paired sample t test. Ini digunakan untuk menguji apakah terdapat perbedaan mean dari dua sampel yang berpasangan tersebut. Dalam hal ini, sampel berpasangan adalah sampel dari subyek yang sama tetapi mengalami dua perlakuan atau pengukuran berbeda.

Perbedaan antara statistik parametrik dan nonparametrik dalam uji sampel berpasangan adalah terletak pada distribusi data. Bila data berdistribusi normal maka kita akan menggunakan uji paired sample t test dalam statsitik parametrik. Sedangkan bila data berdistribusi tidak normal maka kita akan menggunakan uji Wilcoxon dalam statistik nonparametrik.

Pada bagian ini kita akan membahas langkah-langkah uji statistik nonparametrik dengan menggunakan uji wilcoxon menggunakan program SPSS statistik. Berikut tahap-tahap yang akan dilakukan.

1. Menyiapkan Data

Pertama-tama adalah mengumpulkan data lalu menyiapkan data tersebut. Sebagai contoh untuk latihan praktek dengan SPSS kali ini, berikut data yang akan diuji.

“Seorang guru ingin menguji kemampuan 4 muridnya dalam menyelesaikan soal-soal ujian matematik. Ini untuk membandingkan seberapa jauh perkembangan kemampuan murid-murid tersebut setelah mengikuti bimbingan belajar selama 1 bulan. Baik sebelum dan sesudah diadakannya bimbingan tersebut. Berikut hasil ujian tersebut.”

Cara Uji 2 Sampel Berpasangan Wilcoxon Dengan SPSS


Sekarang jalankan program SPSS, lalu buka file baru. Selanjutnya beralihlah ke sheet ‘Variabel View’.

2. Mendefinisikan Variabel

Pada baris pertama, Silahkan tulis ‘Nama’, lalu pada bagian ‘type’ silahkan klik, lalu rubah ke ‘string’. Perhatikan gambar dibawah ini.
cara uji data dua sampel berpasangan dengan spss statistik nonparametrik 3
Pada baris kedua, isi dengan ‘Sebelum’. Sedangkan pada baris ketiga, isi dengan ‘Sesudah’. Ini sesuai dengan data diatas. Berikut tampilan akhirnya.

cara uji data dua sampel berpasangan dengan spss statistik nonparametrik 
Dari sheet variabel view, sekarang pindah ke sheet ‘Data View’. Sekarang isi data sesuai dengan variabel yang ada di atasnya. Berikut tampilan akhir setelah input data selesai dilakukan.


cara uji data dua sampel berpasangan dengan spss statistik nonparametrik 2

4. Menguji Data Dengan Program SPSS

Pada bagian menubar, pilih Analyze, lalu arahkan kursor ke Nonparametric test, lalu pilih Legacy dialogs, terakhir Klik 2 Related Samples. Perhatikan gambar dibawah ini.


menguji data dengan program spss dua sampel berpasangan statistik nonparametrik

 Sehingga muncul gambar seperti dibawah ini.


analisis uji data dua sampel berpasangan nonparametrik dengan spss statistik



Silahkan pindahkan variabel ‘sebelum’ ke kotak test pair(s) pada bagian variabel1, dan ‘sesudah’ ke bagian variabel2. Lalu centang ‘wilcoxon’. Berikut bentuk akhir pengaturan tersebut.


cara uji data dua sampel berpasangan dengan spss statistik nonparametrik 3

Lalu klik Ok.

5. Memindahkan Output

Setelah langkah-langkah di atas dilakukan dengan benar, maka hasil output akan keluar pada jendela baru. Berikut contoh hasil output data tersebut.


hasil output data setelah di uji dengan spss statistik dua sampel nonparametrik

 Langkah selanjutnya adalah memindahkannya ke lembar kerja di MS-Word. Silahkan klik kanan pada tambel lalu pilih copy, dan terakhir tempelkan pada lembar kerja di MS-Word.

6. Menganalisis Output

Setelah output data tersebut dipindahkan ke lembar kerja, maka selanjutnya adalah menganalisisnya. Sehingga hasil analisis tersebut menjadi sebuah informasi yang berguna untuk keperluan tertentu atau untuk kebutuhan pengambilan keputusan dan sebagainya.



Sebagai contoh lainnya, seorang peneliti mencoba membandingkan apakah ada perbedaan produktivitas antara karyawan yang diiringi musik dengan produktivitas karyawan yang tidak diringi musik saat mereka bekerja. Dari survei yang dilakukan berikut data yang terkumpul:
Karyawan Prod. tidak diiringi musik Ranking Prod. diiringi musik Ranking
A 50 2 65 9
B 48 1 60 6
C 55 5 69 10
D 53 4 63 7
E 51 3 64 6
Catatan: W1=15, artinya jumlah nilai ranking sampel 1 adalah 15. N1 = 5 dan n2 = 5 (berdasarkan tabel Wilcoxon).

Cara menentukan tabel yang akan digunakan didasarkan pada jenis sampelnya, yaitu:
a. Sampel kecil, jumlah sampel n ≤ 25, maka gunakan tabel Wilcoxon.
b. Sampel besar, jumlah sampel n > 25, maka gunakan tabel distribusi Z.

Sementara, untuk mengetahui apakah Hp diterima atau ditolak, maka harus dibandingkan antara hasil perhitungan test statistik U1 dan U2 terhadap nilai kritisnya (tabel).

Ho diterima bila α ≤ nilai tabel distribusi Z
Ho ditolak bila α > nilai tabel distribusi Z

Berdasarkan tabel data di atas dan kemudian setelah diolah menggunakan SPSS seperti langkah-langkah yang telah kita lakukan pada bagian sebelumnya, berikut hasilnya:
Ranks

N Mean Rank Sum of Ranks
Sesudah-Sebelum Negative Ranks 0a .00 .00
Positive Ranks 5b 3.00 15.00
Ties 0c
Total 5
Test Statisticsba. Sesudah < sebelum
b. Sesudah > sebelum
c. Sebelum = sesudah

Sesudah - Sebelum
Z

Asymp.sig. (2-tailed)
-2.023

.043
a. Based on negative ranks
b. Wilcoxon signed Ranks Test
Analisis:

Berdasarkan contoh hasil perhitungan menggunakan SPSS diatas terlihat jelas pada bagian Test Statisticsb, bahwa: Nilai Asymp. Sig (0,043 = 4.3%) < α = 5%, yang berarti signifikan. Artinya ada perbedaan produktivitas antara karyawan yang diiringi musik dan karyawan yang tidak diiringi musik.



SPSS dalam bahasa umumnya dapat dikatakan sebagai program komputer (software) yang digunakan untuk mengolah data statistik. Hingga saat ini, SPSS masih dipercaya mampu membantu pelajar, mahasiswa, dan pengguna lain untuk mengolah data-data statistik.

Tutorial selanjutnya: Menu Tutorial SPSS

Baca Juga:

Apa Pendapat Anda?

 

Anda Sedang Menggunakan Ad Blocker?

Matikan Ad Blocker Anda terlebih dahulu KHUSUS untuk situs ini saja matabaraja.com

Tidak perlu khawatir, tidak ada iklan jahat di sini

Jika tidak paham caranya, silahkan Kunjungi: HOW TO WHITELISTING?

Thank you!

×