Sejarah dan Penjelasan Dasar Program SPSS Statistik


SPSS dalam bahasa umumnya dapat dikatakan sebagai program komputer (software) yang digunakan untuk mengolah data statistik. Hingga saat ini, SPSS masih dipercaya mampu membantu pelajar, mahasiswa, dan juga pengguna lain untuk mengolah data-data statistik. Kalau dilihat dari sejarahnya, SPSS ini pertama kali dibuat pada tahun 1968 . Pada saat itu, SPSS tersebut digunakan pada komputer mainframe. Namun karena perkembangan demi perkembangan yang terus terjadi, akhirnya pada tahun 1992, SPSS versi windows diciptakan.


SPSS Untuk Windows, Jika di lihat pada tampilan awalnya, terdapat 7 jendela atau disebut dengan windows, yaitu data editor, output navigator, pivot table editor, chart editor, text output editor, syntax editor, dan script editor. Untuk ketujuh windows tersebut, berikut penjelasannya.Awalnya, SPSS bukanlah software yang begitu dibutuhkan dan diminati oleh masyarakat. Pada saat itu, SPSS hanyalah sebuah program yang digunakan sebagai pengolah data statistik untuk ilmu sosial saja. Namun, Karena masyarakat sudah mulai sadar akan pentingnya program statistik ini, akhirnya SPSS tersebut dikembangkan untuk memenuhi berbagai kepentingan tersebut. Disebabkan perkembangan tersebut, SPSS mengalami perubahan nama menjadi Statistical Product and Service Solutions, yang sebelumnya adalah Statistical package for the social Sciences.

1. Data Editor

Bahasa umumnya data editor ini dapat dikatakan sebagai menu yang pertama kali akan muncul ketika program SPSS tersebut dibuka. Dalam SPSS, data editor tersebut digunakan untuk melakukan input data.

2. Output Navigator

Karena kita tahu windows ini dinamakan 'output', sudah jelas artinya adalah hasil pengolahan data atau disebut sebagai informasi. Dengan demikian, output navigator dapat diartikan sebagai windows yang digunakan untuk menampilkan hasil pengolahan data atau informasi.

3. Pivot Table Editor

Karena bentuk tampilan input data dari SPSS ini sama seperti microsoft office excel, maka di SPSS juga terdapat menu perintah untuk melakukan pengaturan pada table. Menu ini akan membantu penggunanya untuk melakukan pengolahan tabel, misalnya, mengubah baris menjadi kolom, memindahkan baris, memindahkan kolom, dan masih banyak lagi.

4. Chart Editor

Chart editor digunakan untuk melakukan perintah/pengeditan pada tampilan yang berbentuk chart, grafik dan diagram.

5. Text Output Editor

Menu ini merupakan bagian dari menu output SPSS. Fungsi dari menu ini adalah seperti mengedit data output dalam bentuk teks atau tulisan. Jika dilihat lagi, dapat kita simpulkan perintah dalam menu ini hampir sama dengan output navigator.

6. Syntax Editor

Ini merupakan sekumpulan perintah yang hanya dapat dilakukan dengan SPSS Comand Language. Biasanya perintah-perintah ini dapat ditulis dengan menu Syntax Editor.

7. Script Editor

Biasanya menu ini digunakan untuk melakukan pekerjaan yang secara otomatis pada SPSS. Sebagai contoh, ketika membuka atau menutup file atau mengekspor chart diagram, menyesuaikan bentuk otuput data dan lainya.

Setelah anda dapat memahami dasar-dasar SPSS statistik tersebut, maka langkah selanjutnya adalah mengenal fungsi menu yang ada di SPSS data editor.

Baca Juga:

Apa Pendapat Anda?

 

Anda Sedang Menggunakan Ad Blocker?

Matikan Ad Blocker Anda terlebih dahulu KHUSUS untuk situs ini saja matabaraja.com

Tidak perlu khawatir, tidak ada iklan jahat di sini

Jika tidak paham caranya, silahkan Kunjungi: HOW TO WHITELISTING?

Thank you!

×