Apa Perbedaan Ekonomi Mikro vs Ekonomi Makro? Ilmu Ekonomi Dasar


Kamu mungkin pernah bertanya-tanya, apakah perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro? Ini adalah hal wajib diketahui oleh setiap orang khususnya orang ekonomi. Bukan berarti orang-orang yang selain bidang ekonomi tidak perlu mengetahuinya. Karena setiap manusia terlibat dalam ekonomi, maka mereka juga perlu mengetahui meskipun hanya pengetahuan mendasar sekalipun.

Pertama-tama kamu perlu tahu, apa sih ilmu ekonomi? Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara, yang paling terkenal adalah mikroekonomi vs makroekonomi.


Secara garis besarnya, ekonomi dapat dibedakan menjadi 2 kelompok besar, yaitu ekonomi mikro dan ekonomi makro. Berikut perbedaan yang mendasar antara kedua kelompok ekonomi tersebut.

Ekonomi Mikro


Ekonomi mikro adalah suatu bidang dalam ilmu ekonomi yang menganalisis mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian dan isu pokok yang dianalisis adalah bagaimana cara untuk menggunakan faktor-faktor produksi yang tersedia secara efisien agar kemakmuran masyarakat dapat dimaksimumkan.

Ilmu ekonomi mikro (sering disebut juga dengan mikroekonomi) adalah cabang dari ilmu ekonomi yag mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang dan jasa yang diperjualbelikan.

Ekonomi mikro meneliti bagaimana berbagai keputusan dan perilaku tersebut mempengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa, yang akan menentukan harga, dan bagaimana harga pada gilirannya, menentukan penawaran dan permintaan barang dan jasa selanjutnya. 

Individu yang melakukan kombinasi konsumsi atau produksi secara optimal, bersama-sama individu lainnya di pasar, akan membentuk suatu keseimbangan dalam skala makro; dengan asumsi bahwa semua hal lain tetap sama (ceteris paribus).

Salah satu tujuan ekonomi mikro adalah menganalisis pasar beserta mekanismenya yang membentuk harga relatif kepada produk dan jasa , dan juga alokasi dari sumber terbatas diantara banyak penggunaan alternatif.

Ekonomi mikro menganalisis kegagalan pasar yaitu ketika pasar gagal dalam memproduksi hasil yang efisien, serta menjelaskan berbagai kondisi teoritis yang dibutuhkan bagi suatu pasar persaingan sempurna.

Bidang-bidang penelitian yang penting dalam ekonomi mikro meliputi pembahasan mengenai keseimbangan umum, keadaan pasar dalam informasi asimetris, pilihan dalam situasi ketidakpastian, serta berbagai aplikasi ekonomi dari teori permainan. Hal lainnya adalah elastisitas produk dalam sistem pasar.

Analisis dalam ekonomi mikro dibuat berdasarkan pemikiran berikut:
a. kebutuhan dan keinginan manusia adalah tidak terbatas.
b. kemampuan faktor-faktor produksi menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat adalah terbatas.

Ekonomi Makro


Teori ekonomi makro merupakan suatu bidang dalam ilmu ekonomi yang menganalisis mengenai keseluruhan kegiatan perekonomian. Analisis bersifat umum dan tidak memperhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian.

Ekonomi makro atau makro-ekonomi adalah studi tentang ekonomi secara keseluruhan. Makro-ekonomi menjelaskan perubahan ekonomi yang mempengaruhi banyak masyakarakat, perusahaan, dan pasar. Ekonomi makro dapat digunakan untuk menganalisis cara terbaik untuk memengaruhi target-target kebijaksanaan seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, tenaga kerja dan pencapaian keseimbangan neraca yang berkesinambungan.

Makro-ekonomi meliputi berbagai konsep dan variabel, tetapi selalu ada tiga topik utama untuk penelitian makro-ekonomi. Teori-teori makro-ekonomi biasanya terhubung dengan fenomena keluaran, pengangguran dan inflasi. Di luar teori makro-ekonomi, topik-topik tersebut juga sangatlah penting untuk semua agen ekonomi termasuk pekerja, konsumen dan produsen.

Ekonomi makro membahas aktivitas ekonomi secara keseluruhan, terutama mengenai pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, berbagai kebijakan ekonomi yang berhubungan, serta dampak atas beragam tindakan pemerintah terhadap hal-hal tersebut.

Teori ekonomi makro dalam perekonomian menganalisis beberapa hal berikut;
a. kegiatan pembeli atau konsumen secara keseluruhan bukan secara individu.
b. perilaku konsumen secara keseluruhan, bukan individual.

Meskipun ekonomi makro merupakan bidang pembelajaran yang luas, ada dua area penelitian yang menjadi ciri khas disiplin ini: kegiatan untuk mempelajari sebab dan akibat dari fluktuasi penerimaan negara jangka pendek (siklus bisnis), dan kegiatan untuk mempelajari faktor penentu dari pertumbuhan ekonomi jangka panjang (peningkatan pendapatan nasional). Model makro-ekonomi yang ada dan prediksi-prediksi yang ada jamak digunakan oleh pemerintah dan korporasi besar untuk membantu pengembangan dan evaluasi kebijakan ekonomi dan strategi bisnis.

Artikel Terbaru:

Apa Pendapat Anda?