Definisi Model #MKPK! Proses Pengambilan Keputusan Menggunakan Metode Kuantitatif


Dewasa ini metode kuantitatif sudah banyak digunakan oleh para pelaku bisnis dan manajer untuk membantu membuat keputusan. Metode kuantitatif dalam pengambilan keputusan bisa dilakukan secara manual dan bisa juga dengan menggunakan software yang telah disediakan, sebagai referensi dalam pengambilan keputusan.

Metode kuantitatif pengambilan keputusan atau operating research merupakan metode kuantitatif yang digunakan untuk membantu mengambil keputusan operasi. Metode kuantitatif pengambilan keputusan, dalam operasinya membutuhkan adanya model.


Apa yang dimaksud dengan model?

Model merupakan abstraksi dari kehidupan yang sebenarnya atau dunia nyata. Setiap masalah didunia nyata yang dihadapi oleh para manajer ini dapat disederhanakan dengan menggunakan model. Sehingga mempermudah dalam pengambilan keputusan.Namun yang perlu diingat, model memang memiliki keunggulan namun juga memiliki kelemahan.

Apa keunggulan model?

Seperti yang telah dijelaskan, keunggulannya adalah dapat digunakan untuk menyederhanakan permasalahan yang dihadapi para manajer dalam operasi usahanya. Selain itu model sangatlah mudah untuk dipahami dan model dapat memberikan arah pengambilan keputusan.

Lalu apa kelemahan model?

Model memiliki keterbatasan-keterbatasan karena model hanya berbentuk data yang bersifat kuantitatif. Terkadang orang juga terlalu terpancang dengan model, tanpa mempertimbangkan hal lain yang sebenarnya juga penting. Ingatlah, model hanyalah sebuah penyederhanaan dari dunia nyata. Selain itu, model memiliki keputusan yang berbeda-beda tiap-tiap model. Oleh karena itu selain menggunakan model, para manajer hendaknya juga menggunakan intuisi dalam proses pengambilan keputusan.Jadi seorang manajer tidak boleh hanya berpedoman pada model saja, tapi juga harus mempertimbangkan hal-hal lain yang tidak bisa dimasukan ke dalam model .

6 Tahap dalam pengambilan keputusan Menggunakan Motode Kuantitatif:

1. Permasalahan

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi permasalahan mana yang ingin di pecahkan agar mendapat pedoman bagaimana cara memecahkah permasalahan tersebut.

2. Tujuan

Langkah selanjutnya adalah menetapkan tujuan yang ingin dicapai. Tujuannya bisa berupa, keuntungan, biaya, dlln.

3. Model

Setelah merumuskan masalah dan menetapkan tujuan, maka langkah selanjutnya adalah menyederhanakannya dengan menggunakan model. Model memiliki banyak kelebihan tapi model juga memiliki kelemahan seperti yang telah dijelaskan di atas. Walaupun memiliki kelebihan dan kekurangan, dengan adanya model jelas lebih akan membantu dalam pengambilan keputusan.
Ada 3 jenis model pada umumnya:
a. Model matematis
Model ini menggunakan rumus matematika
b. Model struktur
Model ini berbentuk struktur, contohnya seperti struktur organisasi, struktur sekolah dlln.
c. Model bentuk
Seperti, bentuk rumah, bentuk mobil dlln.

4. Variabel

Menetapkan variabel-variabel apa saja yang akan dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan dengan menggunakan model yang akan dipilih.

5. Alternatif keputusan.

Alternatif keputusan sangat membantu untuk mengambil keputusan yang optimal.

6. Pengambilan keputusan

Berdasarkan alternatif keputusan yang telah dibuat, maka lakukan analisis untuk menetapkan keputusan mana yang akan diambil agar tujuan dapat dicapai.

Nah itulah rangkaian tahap-tahap yang akan dilalui dalam metode kuantitatif pengambilan keputusan. Pada umumnya metode kuantitatif lebih mudah menggunakan komputer daripada secara manual. Kita dapat menggunakan berbagai program yang sudah banyak disediakan. Salah satunya, yang paling banyak digunakan adalah QM (Quantitatif Method).

Artikel Terbaru:

Apa Pendapat Anda?