Contoh kalimat Tenses Sederhana dan Artinya! Rumus Lengkap


Tenses merupakan perubahan bentuk kata kerja (verbs) yang menunjukkan waktu terjadinya suatu peristiwa kesempurnaan suatu perbuatan pada waktu dilakukan, baik yang akan datang, sedang terjadi, baru saja terjadi atau yang terjadi pada masa lalu. Tense memegang perubahan penting dalam setiap pembicaraan bahasa inggris, yang akan memberikan suatu gambaran kapan terjadinya suatu perbuatan, apakah baru saja terjadi atau sudah lama dan sebagainya?.
Contoh kalimat Tenses:
1. I Study English everyday. (saya belajar bahasa inggris setiap hari)
2. We are studying English now!. (kita sedang belajar bahasa inggris sekarang)
3. You will study English tomorrow. (kamu akan belajar bahasa inggris besok)
4. He studied English yesterday. (dia belajar bahasa inggris kemarin)
5. Hera has studied English for a year. (Hera telah belajar bahasa inggris selama setahun)
Pada contoh diatas, bisa dilihat bahwa terjadi perubahan kata kerja pada ‘study’, ada yang menjadi studying, studied, will study, dan has studied yang seiring dengan kapan waktu terjadinya perbuatan tersebut. Contoh keterangan waktu tersebut yaitu now, tomorrow, yesterday, dan for a year. Perubahan-perubahan itu disebut dengan perubahan tenses. Dalam bahasa Inggris terdapat 16 tenses yang paling umum digunakan sehari-hari. Keenam belas tensese tersebut kemudian dapat dikelompokkan menjadi 2 tipe kalimat yaitu, kalimat nominal dan kalimat verbal. Berikut penjelasan ringkas dan contoh kalimat sederhana kedua tipe kalimat tersebut:
Pengertian Tenses beserta Contoh Kalimat dalam Bahasa Inggris

a. Kalimat Nominal
Kalimat nominal adalah kalimat yang bagian terpenting prediketnya adalah verb ‘to be’. Contoh kalimat nominal tersebut yaitu:
Nilam is a student. (Nilam adalah seorang pelajar)
I was at the hospital last Monday. (saya dirumah sakit senin lalu)
We shall be at home tonight. (kami di rumah nanti malam)
b. Kalimat Verbal
Kalimat verbal merupakan kalimat yang bagian terpenting prediketnya adalah kata kerja (verbs). Contoh kalimat verbal tersebut yaitu:
They go school everyday. (mereka pergi ke sekolah setiap hari)
Mrs. Reni went to Yogyakarta last night. (ibu Reni pergi ke Yogyakarta tadi malam)
Father and mother will comes to Surabaya. (Ayah dan ibu akan datang ke Surabaya)

Present Tense adalah suatu bentuk kalimat yang menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang terjadi pada saat sekarang atau kejadian yang merupakan kebiasan sehari-hari. Dipergunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang menjadi kebiasaan dan dipergunakan untuk menyatakan suatu kebenaran umum. Rumus untuk membuat kalimat present tense tersebut yaitu:
1. Rumus pertama:
(+) S + am/are/is + Non verbs .....
(-) S + am/are/is + not + Non verbs .....
(?) Am/are/is + S + Non verbs .....?
(-?) Am/are/is + not + S + Non verbs .....?
2. Rumus kedua:
(+) S + verb 1 (s/es) .....
(-) S + do/does + not + verb 1 ....
(?) Do/does + S + verb 1 + ....?
(-?) Don’t/doesn’t + S + verb 1 + ....?
Contoh dalam kalimat sederhana:
(+) I am here every Sunday. (Saya berada disini setiap hari minggu)
(-) They do not like coffe. (Mereka tidak menyukai kopi)
(?) Are you hungry?. (Apakah kamu lapar?)
(-?) Does Agus go to party twice a week?. (Apakah Agus pergi ke pesta dua kali seminggu?)
Dalam kalimat present tense tersebut, tidak terlepas dari tanda waktu. Maka dari itu, perlu kita ketahui apa saja tanda waktu tersebut. berikut beberapa tanda waktu yang sering digunakan:
1. always (selalu)
2. Never (tidak pernah)
3. generally (umumnya)
4. simetimes (kadang-kadang)
5. normaly (biasanya)
6. everyday (tiap hari)
7. usually (biasanya)
8. when (ketika)
9. once in a while ( sekali-kali)
10. regularly (secara teratur)
11. occasiaonally (kadang-kadang)
12. often (sering)
13. every week (setiap minggu)
14. everytime (setiap waktu)
15. every year (setiap tahun)
16. dlln...

2. Past Tense

Past Tense dipergunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang telah terjadi (atau yang terjadi pada masa lampau). Dalam membuat kalimat past tense tersebut, gunakan rumus berikut sebagai acuan:
Rumus 1:
(+) S + was/were + non verbs ....
(-) S + was/were + non + non verbs ....
(?) was/were + S +non verbs ......?
(-?) wasn’t/weren’t + S + Non verbs ...?
Rumus 2:
(+) S + verb ....
(-) S + did + not + verb 1
(?) Did + S + verb 1 + .......?
(-?) Didn’t + S + Verb 1 .....?
Contoh penggunaan rumus tersebut dalam kalimat bahasa Inggris sederhana yaitu:
(+) I was in the market last week. (Saya di pasar minggu lalu)
(-) We didn’t see your girlfriend yesterday. (Kami tidak melihat pacarmu kemarin)
(?) Was he here with Juanita last night?. (Bukankah dia berada disini bersama Juanita tadi malam?)
(-?) Didn’t she stay with Febri last february. (Bukankah dia tinggal dengan Febri bulan februari lalu?)
Untuk membuat kalimat past tense dibutuhkan keterangan waktu, berikut contoh keterangan waktu yang sering digunakan:
1. eyesterday (kemarin)
2. yesterday morning (kemarin pagi)
3. last Monday (hari senin lalu)
4. on hour ago (satu jam lalu)
5. in 1994 (pada tahun 1994)
6. everyday before yesterday (kemarin dulu)
7. a fortnight ago (dua minggu lalu)
8. last night (tadi malam)

3. Present Continuous Tense

Present Continuous Tense dipergunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang sedang berlangsung dan belum selesai terjadi. Dalam kalimat present continuous tense terdapat struktur kalimat yang telah dibentuk kedalam rumus-rumus berikut:
Rumus 1:(+) S + am/are/is + V1 (Ing) + ....
(-) S + am/are/is + +not + V1 (Ing) + ....
(?) Am/are/is + S + V1 (Ing) + ...?
(-?) Am/are/is + S + not + V1 (Ing) + ...?
Contoh kalimat sederhana berdasarkan rumus tersebut yaitu:
(+) I am listening to the radio. (Saya sedang mendengarkan siaran radio)
(-) They are not talking about you. (Mereka tidak berbicara tetang kamu)
(?) Is he watching TV?. (Apakah mereka menonton TV?)
(-?) Mrs. Fadly is cooking rice. (Nyonya Fadly sedang memasak nasi)
Catatan Khusus:
1. Kata kerja yang menggambarkan perasaan (verb of emotion) seperti like, dislike, refuse, want dan sebagainya, TIDAK BOLEH ditambahkan –ING walaupun kalimatnya diucapkan untuk peristiwa yang sedang berlangsung. Contohnya:
a. I Like miss Fatma. (saya senang dengan nona Fatma)
bukan: I liking miss fatma.
b. They want to see our new car. (mereka datang untuk melihat mobil baru kita)
bukan: they wanting to see our new car.
2. Kata kerja yang berhubungan dengan pancaindera (verb of sense) seperti hear, see, smell, notice, taste dan sebagainya TIDAK BOLEH ditambahkan dengan –ING. Contohnya:
This food tastes really delicious. (makanan ini rasanya sungguh enak)
bukan: this food teasing really delicious
3. Kata kerja yang menyatakan pikiran atau pendapat (verb of thought or opinion) seperti believe, expect, forget, prefer realize, remember, dan sebagainya juga TIDAK BOLEH ditambahkan –ING. Contohnya:
Mother believes that he will be succeed one day. (ibu percaya bahwa dia akan sukses pada suatu hari nanti)
bukan: Mother believing that he will be succeed one day.
4. Kata kerja yang menunjukkan kepunyaan (verb of possession) seperti own, belong to dan sebagainya juga TIDAK BOLEH ditambahkan dengan –ING. Contohnya:
I am the owner of this store. (Saya pemilik toko ini)
Bukan: I am the owning of this store
Dalam membuat kalimat present continuous tense dibutuhkan keterangan waktu yang menandakan peristiwa yang dimaksud sedang berlangsung. Umumnya, keterangan waktu yang sering digunakan tersebut yaitu:
1. righ now (sekarang)
2. this morning (pagi ini)
3. this afternoon (Sore ini)
4. at present (pada saat ini)
5. tonight (malam ini)
6. today (hari ini)
7. soon (segera)
6. dlln ....

4. Past Continuous Tense

Past Continuous Tense dipergunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang terjadi pada masa lampau ketika peristiwa lain terjadi. Untuk membuat kalimat past continuous tense ini kita bisa menggunakan rumus-rumus berikut:
(+) S + was/were + V1 (ing) ...
(-) S + was/were + not + V1 (ing) ...
(?) Was/were + not + V1 (ing) ....?
(-?) wasn’t/weren’t + S + V1 (ing) ...?
Contoh penggunaan rumus tersebut dalam kalimat bahasa Inggris sederhana yaitu:
(+) I was sleeping when you call me. (saya sedang tidur ketika kamu menelepon saya)
(-) He wasn’t studying wen we listening to the radio. (dia tidak sedang belajar ketika kita sedang mendengarkan radio)
(?) Were you playing the piano when her father entered the room?. (Apakah Anda sedang bermain piano ketika ayahnya memasuki ruangan?)
(-?) Weren’t Reva and Bobi crying when their grandma sang a song?. (Bukan Reva dan Febi menangis ketika nenek mereka menyanyikan lagu ?.)
Catatan Khusus:
1. Meletakkan 'to be' (was atau were) di depan subjek apabila hendak membuat kalimat tanya (Interrogative).
Contoh:
Were you watching TV when i called you?. (apakah kamu sedang menonton TV ketika saya memanggilmu?)
2. To Be (was atau were) ditambahkan –Not (n’t) apabila hendak membuat kalimat negatif.
Contoh:
I wasn’t watching TV when you call me. (saya tidak sedang menonton TV ketika kamu menelepon)
We were not studying English while she was singing. (kami tidak sedang belajar bahasa Inggris saat dia sedang bernyanyi)
Dalam kalimat past continuous tense dibutuhkan keterangan waktu, berikut contoh keterangan waktu yang sering digunakan:
1. when (ketika): dalam penggunaannya diikuti oleh kalimat past tense
2. while (saat): dalam penggunaannya diikuti oleh past continuous tense
3. as (ketika)
4. at the same time when (ketika)
5. at the time when (ketika
6. dlln...

6. Present Future Tense

Present Future Tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang terjadi apda waktu yang akan datang. Untuk membuat kalimat present future tense, bisa menggunakan rumus berikut ini:
Rumus 1:(+) S + shall/will + V1 (be) ....
(-) S + shall/will + not + V1 (be) ....
(?) Shall/will + S + V1 (be) ....?
(-?) Shan’t/won’t + S + V1 (be) ....?
Rumus 2:(+) S + am/are/is + going to + V1 (be) ....
(-) S + am/are/is + not + going to + V1 (be) ....
(?) am/are/is + S + going to + V1 (be) ....?
(-?) am/are/is + S + not + going to + V1 (be) ....?
Contoh kalimat sederhana dalam Bahasa Inggris sebagai penerapan dari rumus tersebut yaitu:
(+) I shall go there tonight. (saya akan kesana nanti malam)
(-) They will not go to the theatre next sunday. (mereka tidak akan pergi ke teater minggu depan)
(?) Is he going to swim with us next Saturday?. (akankah dia pergi berenang bersama kita hari sabtu depan?)
(-?) Aren't you going to have a baby next month?. (bukankah kamu akan punya bayi bulan depan?)
Catatan Khusus:
1. Shall dan Will harus diletakkan di depan subjek ketika hendak membuat kalimat tanya (interrogative).
Contohnya:
Shall we go to Jakarta tomorrow morning?. (apakah kita akan ke jakarta besok pagi?)
2. Tambahkah –not dibelakang shall dan will apabila hendak membuat kalimat negatif.
Contohnya:
He will not go to Banten next week. (dia tidak akan pergi ke banten minggu depan)
3. Dalam bentuk: S + to be + going to + V1 .... Aturannya sama seperti dalam bentuk present tense (nominal sentense) dan present continous tense, jika hendak membuat kalimat interrogatif dan negatif.
Contohnya:
Are you going to visit your grandfather today? (Apakah kamu akan mengunjungi kakekmu hari ini?)
He isn’t going to be happy with my coming. (Dia tak akan merasa gembira dengan kedatangan saya?)
Untuk membuat kalimat present future tense tersebut dibutuhkan keterangan waktu, berikut beberapa keterangan waktu yang sering digunakan dalam kalimat present future tense tersebut:
1. this afternoon (nanti sore)
2. until (hingga)
3. tonight (malam ini)
4. as soos as (segera sesudah)
5. tomorrow (besok)
6. while (ketika)
7. before (sebelum)
8. when (kapan)
9. after (sesudah)
10. soon (segera)
11. till (tinggal)
12. next week (minggu berikutnya)
13. nex holiday (Liburan selanjutnya)
14. Dlln ...

Artikel Terbaru:

Apa Pendapat Anda?