Estimasi Earning per Share (EPS) Untuk Menilai Tingkat Keuntungan Industri


Estimasi Earning per Share (EPS) Untuk Menilai Tingkat Keuntungan Industri


Dalam melakukan estimasi earning per share (EPS), investor dapat menggunakan tiga teknik secara lengkap dan kemudian mengkombinasikannya. Mulai dari tahap perkembangan industri atau daur hidup industri, analisis input-output, sampai hubungan industri dengan lingkungan ekonomi. Sehingga, investor bisa mendapatkan gambaran lengkap pula tentang posisi dan prospek industri dalam sudut pandang yang berbeda. Untuk melakukan estimasi ini investor juga perlu melakukan estimasi penjualan per lembar saham suatu industri terlebih dahulu.

Prakiraan Penjualan dan Daur Hidup Industri

Prakiraan Penjualan dan Daur Hidup Industri

Daur hidup industri atau tahap perkembangan industri adalah teknik pertama yang bisa digunakan untuk melakukan estimasi berapa besar penjualan dari suatu industri. Oleh karena setiap industri memiliki jangka waktu yang berbeda pada masing-masing tahap, Investor perlu mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh masing-masing tahap dalam daur hidup industri tersebut.

Dimulai dari tahap permulaan yang merupakan tahap awal perkembangan suatu industri. Tahap ini ditandai dengan pengeluaran perusahaan yang cukup besar untuk biaya pengembangan produk dan biaya promosi. Sedangkan penjualan perusahaan umumnya sedikit, sehingga profit yang dihasilkan cenderung menunjukkan angka negatif.

Pada tahap kedua, yaitu tahap pertumbuhan, penjualan cenderung tumbuh dengan cepat, karena jumlah permintaan yang meningkat pesat dan persaingan juga tidak begitu ketat. Pada masa ini profit akan terlihat sangat tinggi. Pada tahap ini pertumbuhan industri biasanya berada di atas pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Tahap ketiga adalah masa dimana penjualan mulai mengalami penurunan karena banyak kompetitor potensial mulai masuk. Adalah tahap mature (kedewasaan) yang ditandai dengan permintaan yang relatif stabil dan tingkat keuntungan yang normal. Saat itu, pertumbuhan industri hanya sedikit lebih besar dari pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Pada tahap keempat, pertumbuhan industri cenderung sama dengan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Investor bisa dengan mudah melakukan estimasi pertumbuhan penjualan karena korelasinya akan tinggi dengan kondisi ekonomi. Meskipun sebenarnya, penjualan masing-masing perusahaan dalam industri tersebut memiliki tingkatan yang berbeda. Sebab, penjualan tersebut juga dipengaruhi kemampuan manajerial mereka masing-masing. Tahap stabil ini mungkin akan menjadi tahap yang paling panjang dalam daur hidup industri.

Tahap terakhir adalah tahap penurunan, ketika tingkat penjualan dan profit industri yang semakin lama semakin menurun. Pertumbuhan industri pada tahap ini akan jauh dibawah pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Beberapa perusahaan mulai keluar dari industri, begitupula investor, mereka pun mulai berpikir untuk mencari alternatif lain yang lebih menguntungkan.

Prakiraan Penjualan dan Analisis Input-Output

Selain membuat prakiraan penjualan dan daur hidup industri, anlisis input-output juga bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan gambaran prospek penjualan suatu industri pada masa yang akan datang. Dalam hal ini investor perlu mengidentifikasi supplier (pemasok) dan konsumen dari suatu industri. Sehingga, investor dapat mengestimasi kemampuan pemasok untuk menyediakan barang dan jasa yang diperlukan, juga mengestimasi permintaan konsumen di masa datang. Informasi yang didapatkan akan berguna untuk membuat perkiraan tingkat penjualan dan keuntungan suatu industri di masa berikutnya.

Prakiraan Penjualan dan Hubungan Industri dan Ekonomi

Selanjutnya, investor juga bisa membandingkan tingkat penjualan industri dengan kondisi perekonomian secara keseluruhan yang berhubungan dengan barang dan jasa yang diproduksi oleh industri tersebut. Ini merupakan teknik ketiga untuk mengestimasi Earning per Share (EPS) industri yang mengasumsikan bahwa kondisi perekonomian dimana suatu industri beroperasi berkaitan dengan penjualan dan keuntungan industri tersebut.

Artikel Terbaru: