Pengertian Kreativitas Menurut Ahli dan Unsur-Unsurnya


Pengertian Kreativitas dan Ciri-Ciri Orang Kreatif Dalam Bisnis

Kreativitas adalah salah satu aspek yang penting dan dibutuhkan untuk bertahan dalam dunia bisnis yang amat ketat persaingannya. Tidak hanya bertahan, namun kreativitas juga dibutuhkan untuk berkembang. Hal itu menuntut pengusaha untuk belajar, sebagai proses memperoleh berbagai kecakapan, keterampilan dan sikap. Kemampuan orang untuk belajar itulah ciri penting yang membedakannya dari orang lain.

Selain itu, kreativitas juga merupakan aspek penting lingkungan keluarga yang sehat. Para orangtua kreatif tahu bagaimana cara membantu agar anak menjadi orang dewasa yang mencintai dan memanfaatkan kehidupan secara maksimal. Orang-orang kreatif menjadi pemimpin dalam bisnis dan masyarakat, mengerti cara memecahkan masalah maupun mengilhami orang lain untuk meningkatkan peran dalam kehidupan.

Pengertian Kreativitas Menurut Ahli:

1. Kreativitas adalah proses yang menghasilkan sesuatu yang baru, dalam bentuk gagasan atau objek dalam bentuk atau susunan yang baru (Hurlock dalam Basuki, 2010).

2. Kreativitas adalah proses upaya manusia atau bangsa untuk membangun dirinya dalam berbagai aspek kehidupannya dengan tujuan menikmati kualitas kehidupan yang semakin baik (Alvian dalam Basuki, 2010).

3. Kreativitas adalah suatu proses yang tercermin dalam kelancaran, kelenturan (fleksibilitas) dan originalitas dalam berfikir (Munandar dalam Basuki, 2010).
Selain itu, Clark (dalam Basuki, 2010) berdasarkan hasil berbagai penelitiannya tentang spesialisasi belahan otak, mengemukakan: “Kreativitas merupakan ekspresi tertinggi keterbakatan dan sifatnya terintegrasikan, yaitu sintesa dari semua fungsi dasar manusia, yaitu: berfikir, merasa, menginderakan, dan intuisi (basic function of thinking, feelings, sensing, and intuiting)” (Jung 1961, Clark 1986).

4. Kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan atau daya cipta. (KBBI)

5. Kreativitas adalah pengalaman mengekspresikan dan mengaktualisasikan identitas individu dalam bentuk terpadu dalam hubungan dengan diri sendiri, dengan alam, dan orang lain. (Clark Moustatis)

6. Kreativitas merupakan kemampuan untuk memberi gagasan baru yang menerapkannya dalam pemecahan masalah (Conny R. Semiawan).

7. Kreativitas adalah kecenderungan untuk mengaktualisasikan diri, mewujudkan potensi, dorongan untuk berkembang dan menjadi matang, kecenderungan untuk mengekspresikan dan mengaktifkan semua kemampuan organisme (Rogers).Kreativitas adalah kegiatan yang mendatangkan hasil yang sifatnya:1. Baru (Novel): inovatif, belum ada sebelumnya, segar, menarik, unik, mengejutkan.
2. Berguna (Useful): lebih enak, lebih praktis, mempermudah, memperlancar, mendorong, mengembangkan, mendidik, memecahkan masalah, mengurangi hambatan, mengatasi kesulitan, mendatangkan hasil yang lebih baik/banyak.
3. Dapat dimengerti (Understandable): hasil yang sama dapat dimengerti dan dapat dibuat lain waktu (David Cambell).

Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa: kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata, baik dalam bentuk ciri-ciri aptitude maupun non-aptitude, baik dalam karya baru maupun kombinasi dengan yang sudah ada, yang semua itu relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya.

Pengertian kreativitas menunjukkan tiga tekanan kemampuan yaitu: yang berkaitan dengan kemampuan untuk mengkombinasikan, memecahkan/menjawab masalah, dan cerminan kemampuan operasional anak kreatif (Utami Munandar: 1992).

2 Unsur Kreativitas:

Kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan dan berkreasi, tidak ada satupun pernyataan yang dapat diterima secara umum mengenai mengapa suatu kreasi itu timbul. Kreativitas umumnya terdiri dari dari dua unsur berikut:
1. Kefasihan yang ditunjukkan oleh kemampuan menghasilkan sejumlah besar gagasan dan ide-ide pemecahan masalah secara lancar dan cepat.
2. Keluwesan yang pada umumnya mengacu pada kemampuan untuk menemukan gagasan atau ide-ide yang berbeda-beda dan luar biasa untuk memecahkan suatu masalah.

Aspek-Aspek Kreativitas dalam Perkembangannya:

Sebelum masuk ke ciri-ciri orang kreatif, terlebih dahulu kita perlu mengenal 4 aspek kreativitas itu sendiri, yaitu:
1. Aspek Pribadi: Ditinjau dari aspek pribadi, kreativitas muncul dari interaksi pribadi yang unik dengan lingkungannya.
2. Aspek Pendorong: ditinjau dari aspek pendorong, kreativitas dalam perwujudan memerlukan dorongan internal maupun eksternal dari lingkungan sekitar.
3. Aspek Proses: ditinjau dari proses, menurut Torrance (1988), kreativitas adalah proses merasakan dan mengamati adanya masalah, membuat dugaan tentang kekurangan (masalah) ini, menilai, dan menguji dugaan atau hipotesis, kemudian mengubah dan mengujinya kembali, dan akhirnya menyampaikan hasil-hasilnya.
4. Aspek Produk: definisi produk kreativitas menekankan bahwa apa yang dihasilkan dari proses kreativitas adalah suatu yang baru, orisinil, dan bermakna.

5 Tahap Kreativitas

Kreativitas tidak timbul begitu saja, tetapi melalui sebuah proses. Menurut Bobbi De Porter dan Mike Hernacki (2001:301) dalam bukunya "Quantum Learning" mengalir melalui lima tahap berikut:

1. Persiapan, mendefinisikan masalah, tujuan, atau tantangan.
2. Inkubasi, mencerna fakta-fakta dan mengolahnya dalam pikiran.
3. Iluminasi, mendesak ke permukaan, gagasan-gagasan bermunculan.
4. Verifikasi, memastikan apakah solusi itu benar-benar memecahkan masalah.
5. Aplikasi, mengambil tindakan atau langkah-langkah untuk menindaklanjuti solusi tersebut.

Ciri-Ciri Orang Kreatif:

Setelah mengetahui tahapan-tahapan bagaimana kreativitas tercipta, maka selanjutnya adalah bagaimana ciri-ciri orang yang kreatif tersebut. Menurut David Cambell, ciri-ciri kreativitas ada 3 kategori, yaitu:
1. Ciri-ciri pokok: kunci untuk melahirkan ide, gagasan, ilham, pemecahan, cara baru, penemuan.
2. Ciri-ciri yang memungkinkan: yang membuat mampu mempertahankan ide-ide kreatif, sekali sudah ditemukan tetap hidup.
3. Ciri-ciri sampingan: tidak langsung berhubungan dengan penciptaan atau menjaga agar ide-ide yang sudah ditemukan tetap hidup, tetapi kerap mempengaruhi perilaku orang-orang kreatif.

Ciri-ciri Pokok orang kreatif:

1. Berpikir dari segala arah.
2. Berpikir ke segala arah.
3. fleksibilitas konseptual (kemampuan secara spontan mengganti cara memandang, pendekatan, kerja yang tidak berjalan.
4. Orisinalitas (kemampuan menelorkan ide yang asli bahkan mengejutkan.
5. Lebih menyukai kompleksitas daripada simplisitas.
6. Latar belakang hidup yang merangsang (hidup dalam lingkungan yang dapat menjadi contoh.
7. Kecakapan dalam banyak hal

Ciri-ciri yang memungkinkan orang kreatif:

1. kemampuan untuk bekerja keras.
2. Berpikir mandiri.
3. Pantang menyerah.
4. Mampu berkomunikasi dengan baik.
5. Lebih tertarik pada konsep daripada detail (segi-segi kecil)
6. Keingintahuan intelektual tinggi.
7. Kaya humor dan fantasi.
8. Tidak segera menolak ide atau gagasan baru.
9. Arah hidup yang mantap

Ciri-ciri sampingan orang kreatif:

1. Tidak mengambil pusing apa yang dipikirkan orang lain
2. Kekacauan psikologis

Ciri-Ciri Kreativitas menurut Guil Ford:

Guil Ford mendeskripsikan 5 ciri-ciri kreativitas, yaitu:
1. Kelancaran: kemampuan memproduksi ide.
2. Keluwesan: kemampuan untuk mengajukan berbagai macam pendekatan jalan pemecahan masalah.
3. Keaslian: kemampuan untuk melahirkan gagasan yang orisinil sebagai hasil pemikiran sendiri.
4. Penguraian: kemampuan untuk menguraikan sesuatu secara terperinci.
5. Perumusan Kembali: kemampuan untuk mengkaji kembali suatu persoalan melalui cara yang berbeda dengan yang sudah lazim.

Ciri-Ciri Kreativitas Menurut Reni Akbar Hawadi:

Reni Akbar Hawadi dalam bukunya “Keberbakatan Intelektual” menyebutkan ciri-ciri kreativitas yaitu:
1. Memiliki rasa ingin tahu yang mendalam
2. Sering mengajukan pertanyaan berbobot.
3. Memberikan banyak gagasan, usul-usul terhadap suatu masalah.
4. Mampu menyatakan pendapat secara spontan dan tidak malu-malu.
5. Mempunyai/menghargai rasa keindahan.
6. Menonjol dalam satu atau lebih bidan studi.
7. Dapat mencari pemecahan masalah dari berbagai segi.
8. Mempunyai rasa humor.
9. Mempunyai daya imajinasi (misalnya memikirkan hal-hal yang baru dan tidak biasa).
10. Mampu mengajukan pemikiran, gagasan pemecahan masalah yang berbeda dengan orang lain (orisinil)
11. Kelancaran dalam menghasilkan bermacam-macam gagasan.
12. Mampu menghadapi masalah dari berbagai sudut pandang.



Sumber Referensi:
  1. kbbi.web.id/kreativitas
  2. Munandar, S.C. Utami , 1992, Mengembangkan Bakat Anak, Jakarta : Gramedia
  3. Conny R Semiawan. (2009). Kreativitas Kebebakatan, Jakarta: PT Indeks
  4. Basuki, Heru. 2010. Teori-teori Mengenai Kreativitas. (Online), (http//vclass.Gundarma.ac.id/mod/resource/view.php?id=15524. Diakses pada tanggal 18 Oktober 2012, pukul 18.01).
  5. Torrance, E.P. 1982. The Faces and Forms of Creativity. Ventura, California: Ventura Country Superintendent of Schools Office.
  6. Bobbi De Porter dan Mike Hernacki. Quantum Learning. Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan.Bandung : Penerbit Kaifa, 2001

Post Title
Pengertian Kreativitas Menurut Ahli dan Unsur-Unsurnya
Published by
matabaraja.com
Thank you for Visiting

Latest Articles Published:

Apa Pendapat Anda?