Pengertian Kecerdasan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya


Pengertian Kecerdasan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya
image: pexels.com

Kecerdasan adalah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan menalar, merencanakan, memecahkan masalah, berfikir abstrak, memahami gagasan, menggunakan bahasa, dan belajar. Kecerdasan erat hubungannya dengan kemampuan kognitif yang dimiliki oleh setiap individu. Kecerdasan dapat diukur dengan menggunakan alat psikometri yang disebut dengan tes IQ. Ada juga pendapat yang menyatakan bahwa IQ merupakan usia mental yang dimiliki manusia berdasarkan perbandingan usia kronologis.

Terdapat beberapa cara untuk mendefinisikan kecerdasan. Dalam beberapa kasus, kecerdasan bisa termasuk kreativitas, kepribadian, watak, pengetahuan, atau kebijaksanaan. Namun, beberapa psikolog tidak memasukkan hal-hal tersebut dalam kerangka definisi kecerdasan. Kecerdasan biasanya merujuk pada kemampuan atau kapasitas mental dalam berfikir, namun belum terdapat definisi yang memuaskan mengenai kecerdasan. Sternberg dan Slater (1982) mendefinisikan kecerdasan sebagai tindakan atau pemikiran yang bertujuan dan adaptif.

Tingkat kecerdasan seseorang berbeda-beda karena perkembangan kecerdasan memiliki beberapa faktor sebagai berikut:

1. Faktor Bawaan (Gen)

Kecerdasan dipengaruhi oleh sifat yang dibawa sejak lahir. Batas kesanggupan atau kecakapan seseorang dalam memecahkan masalah, antara lain ditentukan oleh faktor bawaannya. Oleh karena itu, di dalam satu kelompok dapat dijumpai anak yang tergolong “bodoh”, agak pintar, dan pintar sekali, meskipun mereka menerima pelajaran dan pelatihan yang sama.

2. Faktor Minat dan Bawaan Khas

Minat mengarahkan perbuatan kepada suatu tujuan dan menjadi dorongan bagi perbuatan itu sendiri. Dalam diri manusia terdapat dorongan untuk berinteraksi dengan dunia luar, sehingga apa yang diminati oleh manusia dapat memberikan dorongan untuk berbuat lebih giat dan lebih baik.

3. Faktor Pembentukan

Pembentukan adalah segala keadaan di luar diri individu yang mempengaruhi perkembangan intelegensi. Ada perbedaan antara pembentukan yang direncanakan, seperti yang dilakukan di sekolah dan pembentukan yang tidak direncanakan, seperti pengaruh alam sekitar.

4. Faktor Kematangan

Organ tubuh manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Setiap organ manusia baik fisik maupun psikis bisa dikatakan telah matang, jika mereka tumbuh dan berkembang hingga mencapai kesanggupan menjalankan fungsinya masing-masing. Oleh karena itu, tidak heran jika anak-anak belum mampu mengerjakan atau memecahkan masalah seperti soal-soal ujian matematik tingkat atas oleh pelajar yang masih duduk di bangku kelas 1 atau 2 sekolah dasar. Organ tubuh dan fungsi jiwa mereka masih belum matang untuk menyelesaikan soal tersebut. Selain itu, kematangan juga berhubungan erat dengan faktor umur.

5. Faktor Kebebasan

Manusia dapat memilih metode tertentu dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Disamping kebebasan memilih metode, juga bebas dalam memilih masalah yang sesuai dengan kebutuhannya.

Kelima faktor tersebut saling mempengaruhi dan saling terkait satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu, untuk menentukan kecerdasan seseorang, tidak dapat hanya berpedoman atau berpatokan kepada salah satu faktor saja.


Latest Articles Published:

Apa Pendapat Anda?