Cara Menciptakan Gagasan Kreatif


Cara Menumbuhkan Kecerdasan Kreativitas dan Gagasan Kreatif
image: Pexels.com

Manusia yang menjadi lebih kreatif akan menjadi lebih terbuka pikirannya terhadap imajinasinya, gagasannya sendiri maupun orang lain. sekalipun beberapa pengamat yang memiliki rasa humor merasa bahwa kebutuhan manusia untuk menciptakan berasal dari keinginan untuk “hidup di luar kemampuan mereka”, namun peneliti mengungkapkan bahwa manusia berkreasi adalah karena adanya kebutuhan dasar, seperti: keamanan, cinta dan penghargaan. Mereka juga termotivasi untuk berkreasi oleh lingkungannya dan manfaat dari berkreasi seperti hidup yang lebih menyenangkan, kepercayaan diri yang lebih besar, kegembiraan hidup dan menyenangkan, kepercayaan diri yang lebih besar, kegembiraan hidup dan kemungkinan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Kebiasaan, waktu, dibanjiri masalah, dan tidak ada masalah, takut gagal, kebutuhan akan sebuah jawaban sekarang, kegiatan mental yang sulit diarahkan, takut bersenang-senang, kritik orang lain.

Beberapa cara memunculkan gagasan kreatif:

a. Kuantitas gagasan
Teknik-teknik kreatif dalam berbagai tingkatan keseluruhannya bersandar pada pengembangan pertama.
Sejumlah gagasan sebagai suatu cara untuk memperoleh gagasan yang baik dan kreatif. Akan tetapi, bila masalahnya besar dimana kita ingin mendapatkan pemecahan baru dan orisinil maka kita membutuhkan banyak gagasan untuk dipilih.
b. Teknik brainstorming
Merupakan cara yang terbanyak digunakan, tetapi juga merupakan teknik pemecahan kreatif yang tidak banyak dipahami. Teknik ini cenderung menghasilkan gagasan baru yang orisinil untuk menambah jumlah gagasan konvensional yang ada.
c. Sinektik
Suatu metode atau proses yang menggunakan metafora dan analogi untuk menghasilkan gagasan kreatif atau wawasan segar ke dalam permasalahan, maka proses sinektik membuat yang asing menjadi akrab dan sebaliknya.
d. Memfokuskan Tujuan
membuat seolah-olah apa yang diinginkan akan terjadi besok, telah terjadi saat ini dengan melakukan visualisasi yang kuat. Apabila proses itu dilakukan secara berulang-ulang, maka pikiran anda akan terpusat ke arah tujuan yang dimaksud dan terjadilah proses auto sugesti ke dalam diri maupun keluar.

Perbedaan kecerdasan dan Kreativitas:

a. Kecerdasan adalah kemampuan mengelola kepintaran. Orang-orang yang sukses kadang orang tidak terlalu pintar, akan tetapi bisa mengelola orang-orang pintar. Kecerdasan membuat anda tahu siapa orang pintar yang cocok mengerjakan jenis pekerjaan tertentu. Kecerdasan membuat anda bisa mengambil keuntungan dari kombinasi kepintaran.

b. Kreativitas adalah kemampuan untuk membuat perbedaan. Orang-orang kreatif adalah orang yang melihat hal yang sama tapi berpikir dengan cara yang berbeda. Kreativitas menghasilkan perbedaan dan orang yang kreatif bisa stand out of the crowd, tampil diantara kerumunan orang. Perbedaan membuat peluang baru terbuka.

Harmonisiasi Pilar Kecerdasan

Menurut Daniel Goleman (Emotional Intelligence – 1996), orang-orang yang mempunyai IQ tinggi tetapi EQ rendah cenderung mengalami kegagalan yang lebih besar dibandingkan dengan yang IQ-nya rata-rata tetapi EQ-nya tinggi. Artinya, bahwa penggunaan EQ atau olahrasa justru menjadi hal yang sangat penting, dimana menurut Goleman dalam dunia kerja, yang berperan dalam kesuksesan karir seseorang adalah 85% EQ dan 15% IQ. Selain IQ dan EQ, ternyata ada beberapa macam kecerdasan lainnya, kecerdasan manusia tersebut yaitu: IQ, EQ, SQ, AQ, dan CQ.



Sumber referensi:
Goleman, Daniel. 1996. Emotional Intelligence : Mengapa EI lebih penting dari pada IQ. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.

Artikel Terbaru: