Cara Mengembangkan Bisnis Baru Untuk Pengusaha Muda


Cara Mengembangkan Bisnis Baru Untuk Pengusaha Muda
Designed by pexels.com

Pengembangan bisnis mengindentifikasi dan membangun kemitraan yang menambah nilai jual perusahaan, tujuan akhirnya mendorong pemasukan, distribusi atau meningkatkan nilai yang terkandung pada produk atau jasa yang dipasarkan tersebut. hal ini jelas berbeda dengan sales yang hampir selalu berfokus pada cara-cara tertentu untuk mendatangkan pemasukan yang lebih banyak bagi perusahaan. Perbedaan serupa terlihat saat mempekerjakan sales leader pada tahap awal pembentukan bisnis atau saat bisnis sudah berada pada tahap dewasa. Dalam upaya untuk memperluas pengembangan bisnis ada beberapa cara, yaitu:

1. Meningkatkan pemasaran dan memperluas jaringan

Pelanggan benci dengan produsen yang tidak memberikan pelayanan pasca mereka membeli produk tersebut. penting untuk fokus pada membangun hubungan dengan pelanggan, jangan hanya memikirkan untuk mendapatkan keuntungan semata.

Dalam hal ini meningkatkan pemasaran dan memperluas jaringan ada beberapa langkah yang harus ditempuh, diantaranya:

a. kenalilah pelanggan
Dengan mengidentifikasi target pasar akan membantu dalam menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif.

b. Promosi Usaha dan Produk
lakukan upaya promosi atau memperkenalkan produk bisnis kepada konsumen. Usahakan agar promosi yang dilakukan konsisten, terus-menerus, dan dengan cara-cara kreatif sehingga pelanggan tidak merasa bosan. Dengan berbagai usaha tersebut, otomatis akan menemukan pelanggan yang membutuhkan produk yang ditawarkan.

2. Jaringan melalui klien yang sudah ada dan vendor

Jangan sia-siakan kesempatan bila bekerjasama dengan klien dan vendor yang telah memberikan kesempatan bisnis berulang kali karena mereka menyukai pekerjaan calon wirausaha. Mintalah mereka untuk memberikan arahan dan rekomendasi yang akan membantu mendapatkan kesempatan bisnis dari pihak lain.

3. Fokus pada feedback dan pelanggan

Jawaban sederhana untuk pertanyaan bagaimana untuk mengembangkan bisnis adalah bahwa wirausaha harus mendengar apa yang terjadi di pasar dan pendapat para pelanggan. Jika pelanggan tidak puas dengan produk atau jasa yang ditawarkan, terlihat pada hasil penjualan. Fokus untuk mendengarkan umpan balik tentang bisnis yang sedang dijalankan akan memberi wawasan yang lebih luas.

4. Diversifikasi

Banyak bisnis lupa bahwa mereka sebenarnya memiliki kemampuan untuk memberikan penambahan produk dan layanan bagi pelanggan, yang sudah setia memakai produk yang dijual. Untuk memahami bagaimana untuk mengembangkan bisnis, pertimbangkan untuk memilih diversifikasi atau perluasan jenis produk dan layanan. Maka akan ada kemungkinan untuk menangkap segmen pasar baru.

5. Memberikan isentif tambahan kepada karyawan

Karyawan adalah bagian vital dari perusahaan yang memungkinkan suatu perusahaan dapat beroperasi. Jadikan karyawan sebagai partner bisnis dan bukan mesin bisnis. Perusahaan perlu memberikan penghargaan untuk para karyawan atas jasa mereka, apakah dalam bentuk bonus gaji, penambahan fasilitas atau waktu cuti.

6. Perencanaan sebuah strategi

Dalam menjalankan sebuah usaha apapun itu pasti membutuhkan sebuah strategi, tujuannya adalah mempermudah serta membantu pelaku usaha dalam memperhitungkan anggaran-anggaran yang nantinya akan dikeluarkan. Selain itu strategi bisnis juga menjadi acuan untuk mengembangkan usaha kecil menjadi lebih besar.

7. Penghematan biaya operasional setiap bulan

Dalam proses pengembangan usaha, pelaku usaha tidaklah harus mengeluarkan biaya operasional yang terlalu besar. Usahakan untuk memulai sebuah bisnis dengan biaya minim agar laba usaha yang didapatkan bisa lebih besar. Hal itu bertujuan untuk menekan dan mengurangi biaya yang ada. Dalam proses pengembangan ini tentu saja kreativitas kita diuji dalam menciptakan ide-ide baru namun teta hemat biaya pengeluaran.

8. Mengenali para pesaing

Jika kita tidak mengenali lawan atau pesaing bisnis, pasti kita tidak mengetahui apa yang harus dilakukan, karena dalam proses ini pelaku bisnis akan selalu dituntut untuk bisa menciptakan inovasi-inovasi baru untuk mengembangkan usaha sehingga usaha yang dilakukan bisa lebih dilirik konsumen dibandingkan dengan produk lain.

9. Survei Harga Pasar

Dalam mengembangkan usaha, pelaku bisnis tentu saja diwajibkan untuk mengetahui harga pasar. Tujuannya adalah untuk mengetahui harga pasar yang sebenarnya. Ini juga untuk berjaga-jaga ketika harga pasar mengalami penurunan maupun kenaikan sehingga tidak salah mengambil keputusan. Jika terjadi kesalahan dalam mengambil tindakan, bisa jadi itu sangat fatal dan mempengaruhi penjualan produk yang ditawarkan tersebut.

Secara umum dalam pengembangan bisnis ada beberapa tingkatan yang perlu kamu ketahui yaitu: tingkatan produk, tingkat komersial, tingkat korporasi, dan tingkat keamanan dalam proses penjualan barang. Dalam Pelaksanaannya, Pengusaha akan menemui tingkatan dalam pengembangan bisnis tersebut, yaitu:

1. Tingkat Produk
Pada level produk pengembangan usaha berarti mengembangkan produk atau teknologi baru. Meskipun tingkat perkembangan usaha dapat berbeda antar perusahaan. Kategori tingkat pengembangan usaha disebut perkembangan incremental, yaitu perkembangan yang meningkatkan fungsi yang ada di platform atau teknologi, sementara pengembangan mengganggu atau terputus-putus, benar-benar hal baru yang dikembangkan dari awal.

2. Tingkat Komersial
Dalam contoh bentuk pengembangan usaha di tingkat komersial berarti prospek murni et Dur, ini berarti berburu pelanggan baru di segmen pasar yang baru. Dengan demikian pekerjaan ini memerlukan individu secara psikologis yang kuat dan yang sangat mendorong untuk mampu menangani banyak masalah. Tingkat berikutnya dari pengembangan usaha komersial adalah saluran atau setiap organisasi penjualan. Saluran atau organisasi penjualan terdiri dari mitra, agen, distributor, pemegang lisensi, franchise, atau cabang perusahaan itu sendiri, baik nasional atau internasional. Terakhir tingkat pengembangan usaha komersial adalah tingkat rantai nilai.

Pada pengembangan rantai nilai tingkat usaha adalah tentang mengembangkan penawaran produk secara keseluruhan akan menemukan jenis pengembangan usaha/bisnis di perusahaan-perusahaan teknologi yang telah mengembangkan platform yang harus diintegrasikan atau dikombinasikan dengan teknologi lain atau platform untuk membentuk seluruh produk. Produk tersebut umumnya terdiri dari beberapa teknologi untuk membuatnya tetap hidup. Itu tidak dikembangkan hanya oleh satu perusahaan saja, tetapi beberapa perusahaan untuk menghemat waktu dalam proses usaha.

3. Tingkat Korporasi
Bila organisasi harus memutuskan apakah akan membuat atau membeli kompetensi organisasi tertentu kemudian memasuki bidang pengembangan bisnis perusahaan. Fokusnya bukan pada produk maupun komersial melainkan pada korporasi tingkat usaha.

4. Tingkat Keamanan Dalam Proses Penjualan

Menjual produk dengan harga yang terjangkau dan memiliki kualitas.



referensi:
bisnisukm.com/cara-mengembangkan-usaha-dengan-cepat
asritadda.com/cara-mengembangkan-usaha

Artikel Terbaru: