Taman Gantung di Babylonia Sebagai Salah Satu Keajaiban Dunia Kuno


Taman Gantung di Babylonia Sebagai Salah Satu Keajaiban Dunia Kuno
Taman Gantung di Babylonia

Taman Gantung di Babylonia adalah salah satu dari 7 keajaiban dunia yang terletak di Al-Hillah, 50 Km selatan Baghdad, Irak disebelah tebing timur sungai Euphrates. Meski memiliki nama taman gantung, sebenarnya taman ini tidak benar-benar tergantung seperti terikat dengan tali, namanya berasal dari terjemahan bahasa Yunani ‘Kremastos atau bahasa Latin, Pensilis, yang berarti bukan hanya tergantung tetapi “anjung”, seperti terletak diatas berandah atau teras. Namun sayangnya, taman gantung ini telah hancur, diperkirakan sekitar 2 abad sebelum Masehi. kemudian sejarawan Yunani seperti Strabo dan Diodorus Circulus mendokumentasikan taman gantung ini. Luas taman gantung Babylon diperkirakan 4 are (1 acre = 4046.86 m²) dengan wujudnya yang bertingkat-tingkat. Taman ini ditanami dengan berbagai tumbuhan yang indah dan dilengkapi dengan sistem pengairan hingga ketinggian 100 m dari permukaan tanah. Dari puncak taman tersebut, masyarakat bisa menyaksikan pemandangan di sekeliling kerajaan Babylonia.
Antipater dari sidon manambahkan Taman Gantung di Babylonia sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia kuno (sebelum masehi)
Taman ini dibangun oleh Nebukadnezar II, cucu Raja Hammurabi yang terkenal, pada sekitar tahun 600 SM sebagai hadiah untuk istrinya yang merindukan rumahnya. Bernama Amyits, ia sangat merindukan pohon-pohon dan tanaman wanginya di Persia. Beberapa tulisan lain menyebutkan nama istri Nebukadnezar II adalah Amuhia dan ia berasal dari Nusantara.

Catatan sejarah tua mengatakan karya arsitektur yang dilengkapi taman sebagai wujud cinta kasih terjadap seseorang yang sangat disayangi adalah Mesopotamia, Irak purba. dalam catatan Herodotus, seorang penulis Yunani kuno menjelaskan, saat raja Nebukadnezar II menjadi seorang raja di Kerajaan Babylon baru memerintahkan untuk membuat taman gantung yang sangat indah, sebagai hadiah untuk Amytis, permaisuri yang sangat disayanginya.

Taman gantung merupakan wujud arsitektur taman khas Mesopotamia yang dikenal masyarakat disana sejak masa pemerintahan Raja Hammurabi di Kerajaan Babylon lama, tepatnya pada 1792 hingga 1750 SM. Dari kejauhan terlihat seperti taman yang menggantung bukan tidak berasalan, masyarakat disana menanami tanaman-tanaman yang indah diantara bangunan-bangunan kota yang tinggi mencuat di permukaan tanah.

Raja Nebukadnezar II menduduki tahta pada pada 605 sampai 562 SM, sedangkan puncak kejayaannya pada 612 SM. Ia sangat terkenal diseluruh penjuru dunia berkat rancangan taman gantung tersebut. Kemudian taman gantung Babylon ini menjadi monumen agung Kerajaan babylon yang tidak ada tandingannya di dunia.
Bacaan terkait 7 keajaiban dunia kuno:
Nama Keterangan
Piramida di Mesir makam raja-raja Mesir kuno
Taman Gantung di Babylonia hadiah raja Nebukadnezar II untuk istrinya, Amytis
Patung Zeus di Olympia Terbuat dari emas dan memiliki tinggi 30 meter
Kuil Artemis kuil terbesar di Yunani yang pernah dibangun
Mausoleum di Halicarnassus kuburan untuk mengenang Raja Maulosus dan ratu Artemisia II dari Caria
Colossus dari Rhodes patung perunggu dewa Matahari 'Helios' atas kemenangan Rhodes
Pharos of Alexandria patung setinggi 130 meter dari Alexandria

Latest Articles Published:

Apa Pendapat Anda?