Manajemen Tata Letak & Strategi Layout



Layout dapat didefinisikan sebagai penataan fasilitas operasi secara ekonomis. Tujuan dari layout adalah untuk menciptakan operasi tenaga kerja maupun peralatan secara efektif. Layout perlu disusun, baik untuk perusahaan manufaktur maupun jasa. Pada perusahaan manufaktur perlu disusun tata letak mesin, material handling, dan sebagainya. Pada perusahaan jasa seperti bank, juga perlu melakukan layout, misalnya layout center untuk menabung, deposito, kredit, informasi, dan sebagainya. Dengan demikian konsumen akan lebih mudah untuk melakukan transaksi.

Tipe Layout (Tata Letak)

Ada beberapa tipe layout secara umum, tiper tersebut yaitu;

Office layout

Menempatkan para pekerja, peralatan mereka, dan ruang kantor untuk melancarkan aliran informasi.

Retail layout

Menempatkan rak-rak dan memberikan tanggapan atas perilaku pelanggan.

Warehouse layout

Penataan gudang yang menyeimbangkan antara luas dan materal handling.

Fixed position layout

Penataan fasilitas operasi disekitar proyek karena produk tidak mudah untuk dipindahkan, misalnya pembangunan jembatan dan sebagainya. Maka dari itu fasilitas tersebut harus diletakkan di sekitar lokasi operasi.

Process orienied layout

Penataan fasilitas operasi berdasarkan fungsi dari fasilitas operasi. Fasilitas yang memiliki fungsi yang sama diletakkan dalam satu lokasi.

Layout produk

Penataan fasilitas operasi berdasarkan urutan proses operasi.

Work-cell layout

Mengatur mesin dan peralatan berfokus pada produksi dari produk tunggal atau produk yang berhubungan. Produk yang memiliki karakteristik sama diproses dalam sel kerja khusus, untuk memperbaiki kualitas, menambah kecepatan dan mengurangi biaya proses.

Strategi Layout (Tata Letak)

Layout dapat didefinisikan sebagai penataan fasilitas operasi secara ekonomis. Tujuan dari layout adalah untuk menciptakan operasi tenaga kerja maupun peralatan secara efektif. Layout perlu disusun, baik untuk perusahaan manufaktur maupun jasa. Pada perusahaan manufaktur perlu disusun tata letak mesin, material handling, dan sebagainya. Pada perusahaan jasa seperti bank, juga perlu melakukan layout, misalnya layout center untuk menabung, deposito, kredit, informasi, dan sebagainya. Dengan demikian konsumen akan lebih mudah untuk melakukan transaksi.

Implikasi strategi layout

Pemilihan layout akan berdampak pada organisasi dalam memenuhi prioritas kompetitif dalam hal , berikut;
  • -memfasilitasi aliran bahan dan informasi
  • -menambah efisiensi penggunaan tenaga kerja dan peralatan
  • -menambah kenyamanan konsumen dan meningkatkan penjualan pada bisnis retail
  • -mengurangi resiko bagi karyawan
  • -memperbaiki moral karyawan
  • -memperbaiki komonikasi

Ktriteria pemilihan fasilitas operasi dan teknologi

1 keberhasilitan penggunaan teknologi di tempat lain

Hal ini dapat digunakan sebagai pertimbangan ketika perusahaan ingin menerapkan suatu teknologi. Namun perusahaan juga perlu memperhatikan faktor lain, seperti kesiapan sumber daya, kapasitas yang digunakan dan sebagainya. Keberhasilan penggunaan teknologi ini belum tentu tepat diterapkan di perusahaan jika sejumlah faktor pendukung tidak diperhatikan.

2. pertimbangan perkembangan teknologi

Perusahaan perlu beradaptasi terhadap tuntutan perubahan lingkungan agar tidak tertinggal dari pesainya. Perkembangan teknologi perlu dipertimbangkan dalam pemilihan fasilitas operasi.

3. ketepatan pemilihan teknologi

Teknologi yang dipilih harus sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan memberikan tambahan manfaat bagi perusahaan.

4. kemampuan penggunaan

Pemilihan teknologi harus disertai dengan kemampuan penggunaannya. Sebelum teknologi baru diterapkan, perusahaan perlu memberikan training kepada karyawan untuk mempelajari teknologi tersebut.

Kriteria Evaluasi Layout (Tata Letak)

Sebelum mendesain layout, beberapa pertanya berikut perlu dijawab untuk membantu mengambil keputusan layout yang tepat. Pertanyaan tersebut dapat berupa;

-pusat apa yang akan dilayout?.
Pusat merefleksikan keputusan proses dan mamaksimalkan produktivitas.

-seberapa besar ruangan dan kapasitas yang dibutuhkan setiap pusat operasi?
Ruangan yang terlalu sempit dapat mengurangi produktivitas, mengurangi privasi pekerja, membahayakan pekerja. Sebaliknya ruangan yang terlalu luas adalah pemborosan, mengurangi produktivitas, dan dapat mengisolasikan karyawan untuk hal-hal yang tidak perlu.

-bagaimana setiap ruangan ditata?
Seperti penataan mebel air disesuaikan dengan kondisi ruangan. Ruangan yang sempit dilengkapi dengan mebel air yang ringkas, sehingga tidak memakan banyak tempat.

-dimana sebaiknya pusat operasi diletakkan?
Seperti individu yang membutuhkan frekuensi yang tinggi dalam interaksi tatap muka seharusnya ditempatkan berdekatan dengan pusat operasi.

Untuk menciptakan layout yang baik, ada beberapa hal yang mungkin perlu dipertimbangkan. Diantaranya;

Konsistensi dengan teknologi
Penataan layout sebaiknya disesuaikan dengan teknologi produksi yang digunakan.

Kelancaran arus produk dalam proses
Penataan layout harus mendukung kelancaran arus produk dalam proses.

Penggunaan ruang yang optimal
Penggunaan ruang yang dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses produksi.

Jaminan keselamatan kerja
Layout juga harus menjamin keselamatan kerja. Penataan yang memungkinkan pergerakan yang leluasa bagi pekerja akan mengurangi tingkat kecelakaan kerja.

Kemungkinan penyesuaian
Saat ini perubahan lingkungan begitu cepat terjadi, sehingga membutuhkan adaptasi dari dalam perusahaan. perubahan selera konsumen yang semakin beragam menuntut perusahaan untuk terus memodifikasi desain produk mereka. Dengan demikian hal ini akan membutuhkan penyesuaian pada fasilitas operasinya. Penataan layout harus bisa mengantisipasi tuntutan tersebut. rencana ekspansi jangka panjang juga perlu diantisipasi sejak dini dengan penyediaan tempat yang memungkinkan dilakukan ekspansi.

Minimisasi biaya
Dengan melakukan penataan layout yang efisien, maka jarak antar proses menjadi lebih pendek dengan mempertimbangkan keselamatan kerja. Dengan jarak pendek, maka biaya material handling menjadi lebih kecil. Keselamatan kerja yang terjaga memungkinkan karyawan bekerja dengan lebih aman, produktivitas meningkat dan kecelakaan kerja berkurang.

Strategi Layout (Tata Letak) Kantor

Layout kantor dapat mempengaruhi produktivitas dan kualitas kehidupan kerja. Beberapa hal yang mungkin perlu dipertimbangkan dalam masalah ini yaitu ;

Kedekatan
Berkaitan dengan kelancaran komunikasi antar pekerja dengan supervisor.

Privasi
Privasi ini dibutuhkan untuk mengurangi tingkat gangguan dalam menjalankan pekerjaan. Penataan ruangan yang memperhatikan privasi ini juga dipengaruhi oleh budaya.

Kedekatan dan privasi merupakan hal yang menimbulkan pertentangan. Demi menjaga kedekatan pekerja, maka ruangan terbuka dapat mendukung tujuan ini, namun privasi menjadi berkurang. Apabila privasi yang ditonjolkan, maka faktor kedekatan menjadi berkurang, karena dibatasi oleh sekat-sekat.

Dalam hal ini manajemen perlu menyeimbangkan faktor kedekatan dengan privasi ini. Secara garis besarnya ada 4 pendekatan yang dapat dilakukan dalam menyusun layout kantor ini, yaitu;

Layout tradisional

Kantor disusun dengan memperhatikan privasi untuk manajemen yang membutuhkan privasi. Sementara untuk pekerja lain, terbuka. Layout ini memiliki ciri adanya gang yang panjang dengan pintu tertutup, menghasilkan isolasi dan untuk wilayah terbuka diisi dengan garis meja yang seragam.

Layout landscaping

Kantor ditata sehingga memungkinkan setiap orang di dalam area terbuka termasuk top manajemen, untuk mencapai kerja sama diantara pekerja alam berbagai level. Pabrik yang menarik, ruangan tembus pandang dengan penyekat seperti kaca berfungsi sebagai privasi. Stasiun kerja dan aksesoris yang mudah dipindahkan meningkatkan fleksibilitas.

Setting kegiatan

Pendekatan ini mencakup konsep baru untuk mencapai kedekatan sekaligus privasi. Pekerja memiliki banyak tempat kerja meliputi perpustakaan, fasilitas teleconference, ruangan konferensi, terminal server. Pekerja bergerak dari suatu tempat ke tempat lain dalam sehari. Disamping itu pekerja juga memiliki kantor probadi.

Electronic cottage

Merupakan konsep masa depan yang dikenal dengan home office. Dimana pekerjaan kantor dapat diselesaikan di rumah. Bagi tenaga kerja yang pekerjaannya dapat diselesaikan tanpa harus di kantor, maka perusahaan bisa memberikan ijin untuk menyelesaikan pekerjaannya di ruma. Dengan demikian mereka bisa menyelesaikan pekerjaan tanpa harus meninggalkan kewajiban rumah.

Hal ini juga didukung oleh teknologi informasi semacam internet misalnya e-mail, faximile, teleconference maupun telepon. Keungggulannya adalah perusahaan tidak perlu menyediakan banyak ruang untuk setiap pekerja, sebab mereka lebih banyak dirumah dari pada di kantor.

Strategi Layout (Tata Letak) Ritel

Penataan layout retail sangat penting karena dapat mempengaruhi volume penjualan. Konsumen akan mudah mendapatkan barang yang dibutuhkan, bila barang yang disusun menurut kelompok produk. Banhkan barang yang tidak direncanakan untuk dibeli pun akhirnya dibeli oleh konsumen karena penataan yang tepat akan menarik bagi konsumen. Tentu saja hall ini akan menguntungkan juga bagi perusahaan.

Penjualan dan keuntungan bervariasi tergantung pada produk yang menarik perhatian pelanggan. Beberapa strategi layout untuk retail adalah sebagai berikut;
  • -tempatkan barang yang sering dibeli di bagian luar
  • -gunakan lokasi strategis barang yang memiliki keuntungan besar
  • -distribusikan barang yang menjadi alasan utama beli secara tersebar agar pembeli melihat barang lain
  • -gunakan lokasi di ujung lorong, yang retail dikatakan sebagai gondola. Lokasi diujung lorong adalah lokasi yang strategis, sebab dapat dilihat langsung oleh konsumen yang datang.
  • -misi toko diletakkan dibagian utama yang menjadi perhatian pelanggan.
Pada retail dikenal beberapa hal berikut, yaitu;

Biaya slotting

Merupakan tempat atau lokasi yang strategis dalam toko akan dibebani biaya sewa yang tinggi, misalnya sewa tempat di ujung lorong, atau didepan kasir.

Service scape

Merupakan lingkungan dimana jasa dilakukan. Hal ini meliputi beberapa hal berikut;
-kondisi lingkungan, seperti pencahayaan, suhu, udara, bau dan sebagainya yang akan mempengaruhi seberapa lama pelanggan betah di tempat dan mengeluarkan banyak uang.
-tata letak yang luas lorong, jarak rak dan sebagainya
-tanda-tanda, simbol, patung.

Strategi Layout (Tata Letak) Gudang Penyimpanan

Layout gudang lebih spesifik, karena berupa proses penyimpanan, bukan perubahan bentuk atau kimia. Pemilihan layout gudang tidak ada perjalan antra departemen, yang ada hanya perjalanan antra departemen dengan dok, yang penting meminimalkan Id.
Ada 2 jenis aturan keputusan, yaitu;
  • Area sama. Semua departemen membutuhkan ruangan yang sama
  • Area tidak sama. Masing-masing departemen membutuhkan ruangan tidak sama.

LAYOUT POSISI TETAP

Layout posisi tetap merupakan penataan fasilitas operasi di sekitar proyek, sebab produk tidak mudah dipindahkan. Maka dari itu fasilitas diletakkan disekitar lokasi operasi.

Layout posisi tetap digunakan untuk produk besar dan berat, dimana produk tersebut sulit untuk dipindahkan. Dengan demikian semua sumber daya harus dibawa ke tempat kerja. Pemanfaatan peralatan relatif rendah dan dibutuhkan tenaga kerja yang trampil. Biaya tetap relatif rendah namun sering kali biaya variabel tinggi.

Kelebihan layout posisi tetap, diantaranya sebagai berikut;
  • -pergerakan material dapat dikurangi
  • -peluang mendapatkan penghargaan atas pekerjaan tim atau individu terbuka
  • -tanggung jawa tim tinggi
  • -sangat fleksibel atas perubahan produk desain maupun perubahan volume
  • -bebas dalam menentukan jadwal dan dapat mencapai waktu produksi total minimum.
Kekurangan layout posisi tetap, diantaranya sebagai berikut;
  • -pergerakan operator dan material sangat banyak
  • -duplikasi perlatan sering terjadi
  • -operator membutuhkan keahlian tinggi
  • -supervisor umumnya dibutuhkan
Penempatan material dan mesin susah dan mahal
  • -utilisasi peralatan rendah

Strategi Layout (Tata Letak) Fungsional

Layout proses adalah penataan fasilitas operasi berdasarkan fungsi dari fasilitas operasi. Fasilitas yang memiliki fungsi yang sama diletakkan dalam satu lokasi.

Layout proses digunakan untuk produk dengan volume rendah dan macam produk banyak. Keunggulan dari penggunaan layout proses, diantaranya;
  • -sumber yang digunakan sifatnya umum dan kurang intensif total
  • -layout lebih fleksibel terhadap perubahan
  • -penggunaan peralatan tinggi
  • -pengawasan tenaga kerja menjadi terspesialisasi
Kelemahan layout proses ini, diantaranya sebagai berikut;
  • -tingkat proses lama
  • -banyak kehilangan waktu produktif karena sering terjadi perubahan proses produksi satu ke yang lainnya.
  • -lebih banyak membutuhkan ruang dan modal untuk persediaan berbagai macam produk
  • -jangka waktu antara awal pekerjaan sampai akhir lama
  • -material handling mahal
  • -karagaman rute dan aliran proses banyak
  • -perencanaan dan pengawasan produksi lebih rumit
Beberapa tahapan dalam mendesain layout proses, diuraikan sebagai berikut;

1. mendapatkan informasi
  • -mengukur kebutuhan ruangan
  • -menyesuaikan dengan ruangan yang tersedia
  • -membuat matriks perjalanan produk
2. mengembangkan rencana pengeblokan

3. mendesain layout

Strategi Layout (Tata Letak) Produk

Layout produk merupakan penataan fasilitas operasi berdasarkan urutan proses operasi. Layout ini digunakan untuk proses produksi yang berulang-ulang. Intensif modal, variasi produk relatif sedikit. Bentuk susunan garis fasilitas proses bisa berbentuk; L,O,S atau U.
Keunggulan dari penggunaan layout produk ini yaitu;
  • -tingkat proses cepat
  • -inventory lebih rendah
  • -tingkat kehilangan waktu akibat materila handling maupun pergeseran proses relatif sedikit.
Kelemahan dari layout produk ini, diantaranya sebagai berikut;
  • -resiko lebih tinggi saat mendesain ulang layout
  • -kurang fleksibel
  • -penggunaan sumber sedikit

Tata Letak seluler

Layout seluler merupakan kombinasi antara layout garis dan proses. Produk yang memiliki karakteristik sama diproses dalan sel kerja khusus. Sel tersebut diatur dalam hubungan satu sama lainnya, sehingga pergerakan material minimum. Dengan demikian dapat meminimumkan pemborosan waktu dan tenaga. Tata letak ini pada umumnya berbentuk U.

Keunggulan tata letak seluler ini, diantaranya sebagai berikut;
1 mengurangi persediaan barang dalam proses karena tata letak ini membuat satu aliran dari mesin ke mesin
2. membutuhkan ruangan yang lebih sedikit karena hanya dibutuhkan sedikit ruang antara mesin
3, mengurangi persediaan bahan baku dan barang jadi karena pergerakan barang dalam proses lebih cepat melalui sel kerja.
4. mengurangi tenaga kerja langsung karena komunikasi yang lebih baik antar karyawan, aliran material yang lebih baik dan penjadwalan yang lebih baik.
5. meningkatkan partisipasi karyawan pada organisasi dan produk karena karyawan lebih bertanggung jawab pada kualitas produk yang secara langsung diasosiasikan dengan sel kerja mereka.
6. menambah kegunaan peralatan dan mesin karena penjadwalan yang lebih baik dan aliran material yang lebih cepat.
7. mengurangi investasi dalam mesin dan peralatan karena tingkat penggunaan yang lebih baik mengurangi jumlah mesin dan peralatan.

Post Title
Manajemen Tata Letak & Strategi Layout
Published by
matabaraja.com
Thank you for Visiting

Latest Articles Published:

Apa Pendapat Anda?