Perkiraan Modal Usaha Fotocopy dan Penjilidan Buku


Berapa Perkiraan Modal Usaha Fotocopy dan Penjilidan Buku?
Perkiraan Modal Usaha Fotocopy dan Penjilidan Buku

Berikut perkiraan investasi awal dan biaya operasional yang akan dikeluarkan untuk membangun dan menjalankan bisnis fotocopy tersebut. Selain itu, juga disajikan perkiraan jangka waktu balik modalnya.

Ingat, Ini hanyalah perkiraan kasar saja. Fakta yang akan anda temukan di lapangan mungkin sangat berbeda dengan perkiraannya. Semua perkiraan mulai dari biaya, modal, dan jangka waktu balik modal sangat relatif dan banyak faktor yang mempengaruhinya. Faktor tersebut diantaranya, Lokasi, Nilai Mata uang, Jumlah Pelanggan, dan sebagainya. Anda mungkin akan mendapatkan keuntungan lebih banyak atau lebih sedikit dari jumlah perkiraan tersebut.

Modal Awal Usaha

Mesin Fotocopy (3 buah)Rp 25.000.000
Sewa Ruang (1 tahun)Rp 8.000.000
Meja dan kursiRp 3.000.000
Peralatan  (gunting, pemotong kertas, cutter, alat jilid, penggaris dan lainnya) 
Rp 3.000.000
Komputer (3  buah)Rp 5.000.000
Seragam karyawan (3 orang)Rp 500.000
Total modal awalRp 44.500.000

Biaya Operasional/Bulan

Bahan Baku habis pakai (tinta, kertas, dlln)Rp 5.000.000
Gaji karyawan (3 orang)Rp 4.000.000
Biaya overheads (listrik, air telephone)Rp 1.000.000
Total biaya operasional/bulanRp 10.000.000

Perkiraan Jangka Waktu Balik Modal (BEP)

Perkiraan omset/bulan:
Fotocopy:
@Rp 200.000 X 3 unit X 26 hari = Rp
Penjilidan:
@ Rp 3.000 X 30 kali X 26 hari = Rp
Total omset/bulan:
Rp 15.600.000 – Rp 2.340.000
 





Rp 17.940.000
Laba/perbulan:
Rp 17.940.000 – Rp 10.000.000
 
Rp 7.940.000
Jangka Waktu Balik Modal (BEP)
Rp 44.500.000 : Rp 7.940.000
5,6 bulan atau
5-6 bulan

Artikel Terbaru: