Tips Mengatasi Sakit Kepala dan Penyebabnya


Tips Mengatasi Sakit Kepala dan Penyebabnya
Kita pasti sering mendengar, melihat dan mungkin juga pernah merasakan sakit kepala yang tak terduga. Disaat kita merasakan sakit kepala kita akan mengalami pening, kepala berdentam-dentam, bahu serasa ditindih beban. Semua keluhan itu pasti sudah asing lagi di telinga kita dan bahkan kita pun pernah mengalaminya. Lantas apa penyebab sebenarnya? Lalu bagaimana sih cara mengatasinya?


Tahukah anda ternyata sakit kepala itu bisa muncul karena disebabkan oleh 12 hal yang tidak pernah kita sangka-sangka sebelumnya, yuk simak.

1. Melewatkan waktu makan

Perut yang belum  terisi, ditandai dengan menurunnya kadar gula darah akan mengirimkan sinyal ke otak, memberitahukan bahwa tubuh sedang kelaparan. Otak akan bereaksi dengan menimbulkan sakit kepala.

Jika seandainya kita terserang sakit kepala karena kelaparan, hendaknya jangan memakan kudapan yang manis. Meskipun kudapan manis dapat melambungkan kadar gula darah dalam sekejap, namun tak seberapa lama, kadar gula darah akan turun ketingkat yang lebih rendah. Tentunya sakit kepala akan bertambah parah.

2. Keju

Beberapa makanan ternyata juga dapat menimbulkan sakit kepala. Migren misalnya, dapat timbul karena keju yang berusia tua seperti cheddar, mozzarella, parmesan dan keju swiss. Penjahatnya adalah tyramine, senyawa yang terbentuk dari proses penguraian beberapa protein tertentu. Semakin tua usia keju, semakin tinggi kandungan tyraminenya. Oleh sebab itu jika anda terserang sakit kepala sebaiknya hindarilah makan keju.

3. Anggur merah

Selain keju, anggur merah dan beberapa minuman lain yang mengandung alcohol juga dapat memicu timbulnya sakit kepala. Penyebabnya juga sama seperti halnya keju tadi yaitu tyramine. Disamping semua itu, alcohol juga meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga pengaruh yang ditimbulkan juga semakin kuat. Untuk mengatasi sakit kepala karena disebabkan oleh minuman yang mengandung alcohol sebaiknya konsultasikanlah ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat.

4. Daging olahan

Makanan ketiga yang harus diwaspadai adalah daging olahan. Selain mengandung tyramine, daging olahan juga mengandung zat adiktif yakni nitrat atau nitrit. Zat ini dapat meningkatkan aliran darah ke otak bagi sebagian orang. Akibatnya malah akan bertambah parah yaitu timbul sakit kepala di kedua sisi kepala.

5. Kafein

Kafein itu bagai buah simalaklama. Beberapa literature bahkan menyebutkan kafein sebagai obat penolong untuk sakit kepala. Tetapi jika diminum secara berlebihan, kafein justru akan menimbulkan sakit kepala. Hati-hati, jangan sampai menurunkan kadar kafein secara tiba-tiba karena hal itu juga dapat memicu sakit kepala. Oleh karena itu lakukanlah secara bertahap.

6. Merokok

Bukan perokok aktif saja yang rentan sakit kepala, tetapi juga perokok pasif. Itu semua disebabkan oleh nikotin, yang dapat menyempitkan pembuluh darah di otak. Menghentikan kebiasaan merokok dan menghindari para perokok akan sangat membantu penderita sakit kepala cluster- yaitu jenis penyakit kepala yang sangat menyakitkan, yang biasanya terasa di salah satu sisi kepala saja.

7. Bau yang terlalu menyengat

Benda-benda berbau menyengat dan beraroma terlalu kuat, seperti cat, parfum, dan beberapa jenis bunga, dapat memicu timbulnya sakit kepala. Sampai saat ini, para ilmuan dibidang ini masih belum menemukan penjelasan yang tepat, tetapi diperkirakan hal itu berkaitan dengan feel yang ditimbulkan bau-bau menyengat terhadap system syaraf.

8. Cuaca

Suhu udara dapat meningkatkan risiko migren dan berbagai jenis sakit kepala parah lainnya. Sebuah studi menyebutkan, setiap peningkatan suhu sebanyak 9 derjat farenheit, resiko sakit kepala akan meningkat sebanyak 7.5%. tekanan barometric yang rendah – bisa terjadi sebelum hujan- juga dapat meningkatkan risiko sakit kepala non migren.

9. Olahraga

Meski olahraga memiliki segudang manfaat, namun jika dilakukan dengan berlebihan justru dapat menyebabkan sakit kepala, terutama bagi mereka yang rentan migren. Mengerahkan terlalu banyak tenaga justru dapat menyebabkan pembuluh darah di leher, kulit kepala dan kepala menjadi membengkak, sehingga menekan area kepala. Itulah mengapa terkadang sakit kepala menyerang usai bersenggama.

10. Postur tubuh yang buruk

Bukan Cuma olahraga yang dapat memicu timbulnya sakit kepala. Duduk santai didepan TV pun bisa menimbulkan sakit kepala. Hal itu karena beberapa postur, seperti  bahu membungkuk, duduk  di kursi yang tidak memiliki bantalan punggung bawah, menatap layar monitor yang letaknya terlalu tinggi atau terlalu rendah, serta mengapit gagang telepon antara bahu dan telinga, dapat menyebabkan sakit kepala paling umum, dimana kepala terasa bagai ditekan dengan kuat. Biasanya timbul ketika kita lelah atau stress.

11. Aksesoris kepala

Mengucir rambut terlalu ketat dapat menegangkan jaringan-jaringan penghubung di kulit kepala, hingga memicu sakit kepala, begitu pun bila mengenakan ikat kepala, topi, atau mengepang rambut terlalu ketat. Oleh karena itu biarkan rambut tergerai biar tidak sakit kepala.

12. Orang lain

Beberapa literatu menyebutkan  semua hal yang meningkatkan kadar stress dapat meningkatkan risiko sakit kepala tipe tegang dan migren. Itulah sebabnya, orang lain yang sering membuat kita stress juga bisa menimbulkan dan memicu sakit kepala anda.

Meski pada dasarnya sakit kepala tidak berbahaya, tapi terkadang sakit kepala merupakan pemicu atau penanda awal munculnya penyakit serius. Untuk amannya, sebaiknya segera lakukan skrining, terutama sakit kepala yang seringkali menyerang, atau apabila sakit kepala yang anda rasakan berbeda dengan sakit kepala yang pernah menyerang anda sebelumnya.

Artikel Terbaru: