Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Kreativitas


Davis (1973) menyatakan bahwa terdapat tiga faktor yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kreativitas, yaitu:

1. sikap individu

Mencakup tujuan untuk menemukan gagasan-gagasan serta produk-produk dan pemecahan baru. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah beberapa hal berikut:

perhatian khusus bagi pengembangan kepercayaan diri.

Perhatian khusus bagi pengembangan kepercayaan diri dapat membantu seseorang dalam mengembangkan kesadaran diri yang positif dan menjadikannya sebagai individu yang seutuhnya dengan konse diri yang positif. Kepercayaan diri ini membantu seseorang untuk meningkatkan keyakinannya akan kemampuannya yang cukup untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi, dan juga merupakan sumber perasaan aman dalam diri seseorang.

perlunya membangkitkan rasa keingintahuan.

Rasa keingintahuan tersebut merupakan kapasitas untuk menemukan masalah-masalah teknis seta usaha untuk memecahkannya.

2. kemampuan dasar yang diperlukan.

Mencakup berbagai kemampuan berfikir konvergen dan divergen yang diperlukan. Osborn (1963) memperkenalkan 10 tahap pengajaran pemecahan masalah yang kreatif, yaitu:
  • memikirkan keseluruhan tahap dari masalah
  • memilih bagian masalah yang perlu dipecahkan
  • memikirkan informasi yang kiranya dapat membantu
  • memilih sumber-sumber data yang paling memungkinkan
  • memikirkan segala kemungkinan pemecahan masalah tersebut
  • memilih gagasan-gagasan yang paling memungkinkan bagi pemecahan
  • memikirkan segala kemungkinan cara pengujian
  • memilih cara yang paling dapat dipercaya untuk menguji
  • membayangkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi
  • mengambil keputusan
Tahap 1, 3, 5, 7 dan 9 membutuhkan pemikiran divergen
Sedangkan tahap 2, 4, 6, 8, dan 10 membutuhkan pemikiran konvergen
3 teknik-teknik yang digunakan untuk mengembangkan kreatifitas.

Ada tiga pendekatan yang dapat dilakukan dan akan dibahas sebagai berikut:

1. melakukan pendekatan Inquiry atau pencaritahuan.

Pendekatan ini memungkinkan seseorang menggunakan semua proses mental untuk menemukan konsep atau prinsip ilmiah. Pendekatan ini akan memberikan keuntungan antara lain meningkatkan fungsi intelegensi, membantu proses belajar melakukan penelitian, meningkatkan daya ingat, menghindari proses belajar secara menghafal, mengembangkan kreativitas, meningkatkan aspirasi dan lainnya sehingga dapat membantu lebih baik ke arah pembentukan konsep diri, memberikan lebih banyak kesempatan bagi seseorang untuk menampung serta memahami informasi.

Ciri-ciri proses belajar melalui pencaritahuan yaitu :
  • - bertanya, tidak semata-mata mendengarkan dan menghafal.
  • - bertindak, tidak hanya melihat dan mendengarkan
  • - mencari pemecahan, tidak hanya mendapatkan.
  • - menemukan masalah, tidak hanya mempelajari fakta
  • - menganalisis, tidak hanya mengamati
  • - membuat sintesis, tidak hanya membuktikan
  • - berfikir, tidak hanya membayangkan
  • - menghasilkan atau memproduksi, tidak hanya menggunakan
  • - menyusun, tidak hanya mengumpulkan
  • -menciptakan, tidak hanya memproduksi kembali
  • - menerapkan, tidak hanya mengingat
  • - menguji, tidak hanya membenarkan
  • - memberikan kritik yang bersifat konstruktif, tidak hanya menerima
  • - merancang, tidak hanya melaksanakan
  • - melakukan penilaian serta menghubungkan, tidak hanya mengulangi.
beberapa kondisi yang diperlukan untuk proses belajar melalui pencaritahuan.
  • - kondisi yang fleksibel, bebas untuk berinteraksi
  • - kondisi lingkungan responsif
  • - kondisi lingkungan yang memudahkan untuk memusatkan perhatian
  • - kondisi bebas dari tekanan
peran pembimbing dalam mengajar melalui pencaritahuan
  • - memberi stimulus dan menantang untuk berfikir
  • - memberi keluwesan untuk berpendapat, berinisiatif dan bertindak
  • - melakukan dukungan untuk melakukan pencaritahuan
  • - melihat kesulitan-kesulitan apa yang dihadapi dan membantu untuk mengatasi
  • - mengenal dan menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya.
hal-hal yang perlu ditingkatkan dalam belajar melalui pencaritahuan
  • - otonomi
  • - kebebasan dan dukungan
  • - sikap keterbukaan
  • - Percaya pada kemampuan diri dan kesadaran akan harga diri
  • - pengalaman pencaritahuan terlibat dalam pemecahan berbagai masalah
Dalam hal ini pengamatan yang terlalu kaku dan otoriter harus dihindari. Kreatif dapat berkembang dalam suasana non-otoriter. Dengan demikian, setiap orang dapat berfikir secara bebas, bekerja dengan baik karena memang diselimuti rasa aman dan mengetahui tujuan, mewujudkan potensi dan kreativitas, dan karena diperkenankan untuk melakukannya.

2. menggunakan teknik-teknik sumbang saran.

Dalam pendekatan ini, suatu masalah dikemukakan dan setiap orang diminta untuk mengemukakan gagasannya. Setelah semua orang memberi gagasan, mereka diminta kembali untuk meninjau kembali gagasan tersebut dan menentukan gagasan mana yang akan digunakan dalam pemecahan masalah tersebut.

3. memberikan penghargaan bagi prestasi kreatif.

Penghargaan kreatif akan mempengaruhi konsep diri seseorang secara positif, lalu mampu meningkatkan keyakinan dalam dirinya. Torrance memperkenalkan lima prinsip tentang cara yang harus dilakukan untuk memberikan kepada orang lain karena tingkah laku kreatifnya.
  • - menaruh respek terhadap pertanyaan dan pernyataan yang jarang terjadi
  • - menaruh respek terhadap gagasan yang kreatif, dan imajinatif
  • - menunjukkan kepada orang lain bahwa gagasan mereka memiliki nilai
  • - membiarkan mereka sesekali melakukan sesuatu sebagai latihan tanpa ancaman akan dinilai
  • - menghubungkan penilaian dengan penyebab dan konsekuens.

4. meningkatkan pemikiran kreatif melalui banyak media.

Suatu program yang mantap dan bertujuan untuk pengembangan kemampuan kreatif harus ditingkatkan. Perangsangan serta sensitivitas terhadap objek-objek dan gagasan secara sistematis harus disusun. Penyajian bahan-bahan (masalah) baru harus dengan cara yang baru juga, dan penggunaan alat-alat audio-visual, dln jika dimungkinkan, juga dilibatkan. Pendekatan ini memungkinkan untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritikal dan kreatif, dan motivasi serta minat didalam diskusi kelompok.

Post Title
Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Kreativitas
Published by
matabaraja.com
Thank you for Visiting

Latest Articles Published:

Apa Pendapat Anda?