Beberapa Metode Membaca Buku yang Baik Dan Benar


Membaca merupakan sesuatu keharusan, apalagi untuk mereka yang berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa. Selain sebagai keharusan, membaca juga bertujuan untuk menambahluaskan wawasan mereka. Dalam kuliah, ilmu pengetahuan dapat diberikan kepada mahasiswa berkisar sekitar 10-25%. Sedangkan yang dapat ditangkap oleh mahasiswa tersebut adalah sekitar 50-80% dari 10-25% tersebut.

Dengan demikian mahasiswa perlu menambah usahanya untuk mendapatkan ilmu pengetahuan mereka dengan memperbanyak belajar diluar ruang kuliah. Salah satu sumber ilmu pengetahuan adalah buku. Buku tersebut dapat berupa majalah, surat kabar, brosur dan sebagainya. Makin banyak membaca maka makin tinggi keterampilan membaca buku, maka hasil belajar juga akan memuaskan.

Cobalah perhatikan negarawan-negarawan terkemuka. Hal yang dapat diambil dari sejarah hidup mereka adalah, mereka merupakan orang-orang yang bukan hanya membaca buku satu atau dua buku, tetapi mereka adalah orang telah membaca puluhan bahkan ratusan buku selama ia menjadi seorang pelajar atau mahasiswa.

Secara umum, proses membaca buku dapat dibedakan menjadi 3 macam,yaitu:

1. Buku dibaca dari halaman pertama sampai halaman terakhir secara berturut-turut. Jika belum paham, diulangi lagi dari awal sampai akhir.

2. Buku dibaca dari permulaan, tetapi sebelum selesai dibaca diulangi lagi membacanya dari permulaan.

3. Buku itu dibaca dengan melompat-lompat sesuai dengan bahan yang dikuliahkan atau membaca pada bab yang dianggap penting.

Untuk menjadi pembaca yang baik, selain menguasai metodenya, perlu juga memiliki kebiasaan-kebiasaan yang baik. Kebiasaan-kebiasaan yang baik tersebut antara lain.

1. Membaca harus memiliki tujuan tertentu, bukan membaca asal membaca. Untuk itu, perlu memusatkan perhatian sepenuhnya.

2. Ada rencana dan persiapan untuk membaca.

3. menyiapkan alat tulis sewaktu membaca. Ini diperlukan untuk memberi tanda-tanda atau catatan-catatan lain dari yang dibaca.

4. Cahaya penerangan hendaknya datang dari arah belakang.

5. buku dipegang oleh tangan dan tidak terletak mendatar diatas meja.

6. jarak mata dengan buku kira-kira 25-30cm. Membaca hendak tidak dengan tiduran.

7. tiap membaca 1-2 jam, hendaknya istirahat 5-10 menit sebelum melanjutkannya.

Berdasarkan percobaan Prof. Francis P. Robinson dalam bukunya “Effective Study”, dalam membaca hendaknya melakukan metode survey Q3R, yaitu.

1. Survey (menyelidiki)

Yaitu melakukan penyelidikan terlebih dahulu untuk mendapatkan gambaran mengenai apakah yang kira-kira diuraikan dalam bab ini. Hal ini dapat dilakukan dengan melihat sepintas pada kalimat-kalimat permulaan dari bab tersebut.

2. Question (bertanya)

Setelah survey, hendaknya dilanjutkan dengan pertanyaan-pertanyaan. Ini dilakukan dengan mengubah kalimat-kalimat permulaan yang dibaca sepintas lalu itu menjadi pertanyaan-pertanyaan. Misalnya, bab 1 adalah tentang “metode membaca”, maka sekaligus dapat bertanya “apa metode membaca yang baik dan benar?”.

3. Read (membaca)

Setelah kedua langkah diatas dilakukan, barulah seorang mahasiswa dapat melanjutkannya dengan memulai membaca buku tersebut. membaca hendaknya jangan melibatkan beberapa alat indra sekaligus.

4. Recite (mengucapkan kembali)

Setelah itu segeralah mengucapkan kembali dalam hati tanpa melihat buku. Kalau terpaksa, maka barulah dapat melihat buku tersebut kembali.

5. Review (mengulangi)

Setelah selesai dibaca, segeralah untuk mengulangi apa yang baru saja dibaca tersebut. Dengan cara memeriksa kembali kertas catatannya itu. Tentu saja secara garis besar.

Selain metode diatas, Dr. Thomas F. Staton dalam bukunya “How to Study”, mengemukakan metode yang isi hampir sama dengan metode diatas. Dalam buku ini dijelaskan metode yang disebut dengan PQRST, yatu.

1. Preview (menyelidiki)

Langkah ini sama dengan survey pada metode Q3R.

2. Question (bertanya)

Langkah ini juga sama dengan metode Q3R.

3. Read (membaca)

Disini dianjurkan membaca secara aktif, yaitu pikiran harus memberikan reaksi terhadap apa yang dibaca.

4. State(menyatakan)

Setelah membaca, kemudian mengucapkan dengan kata-kata sendiri terhadap apa yang dibacanya.

5. Test (menguji)

Langkah terakhir adalah menguji pikiran, apakah masih ingat akan hal-hal yang dibaca tadi.
Dalam kegiatan membaca tersebut, anda juga dapat memaksimalkannya dengan menggunakan cara menggaris bawahi apa yang penting dari isi buku tersebut. Tujuan dari menggaris bawahi ini adalah.

1. menunjukkan masalah yang dipandang penting dan perlu diingat.

2. untuk membedakan antara fakta dengan pendapat dan antara pendapat yang benar dan yang salah.

3. Untuk menetapkan bagian-bagian, kata-kata atau fakta yang dianggap terpilih yang perlu digunakan dalam hal-hal yang khusus.

Post Title
Beberapa Metode Membaca Buku yang Baik Dan Benar
Published by
matabaraja.com
Thank you for Visiting

Latest Articles Published:

Apa Pendapat Anda?