2 Faktor Yang Menyebabkan Kesulitan Dalam Belajar




Banyak hambatan yang dapat menyebabkan kesulitan dalam belajar, tapi secara garis besarnya dapat dibagi menjadi 2 faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari diri sendiri. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari lingkungan sekitar.

Faktor internal meliputi beberapa hal yaitu faktor biologis dan faktor psikologis. Faktor biologis adalah faktor yang bersifat jasmaniah, dan faktor psikologis adalah faktor yang bersifat rohaniah. Sedangkan faktor eksternal meliputi faktor lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat sekitar. Berikut pembahasan lengkap tentang faktor hambatan kesulitan belajar tersebut.

1. Faktor Internal


A. faktor biologis


1. Kesehatan

Kesehatan adalah faktor penting di dalam belajar. Bila pelajar/mahasiswa dalam keadaan tidak sehat, tentuk konsentrasi dalam belajar akan terganggu.

2. Cacad badan

Cacad badan dapat juga menghambat belajar. Misalnya, setengah buta, setengah tuli, gangguan bicara, dan sebagainya. Anak-anak yang seperti ini hendaknya dimasukkan dalam pendidikan khusus atau pendidikan luar biasa.

B. Faktor Psikologis


Faktor psikologis adalah faktor yang berhubungan dengan rohaniah. Yang termasuk kedalam faktor psikologis ini adalah intellegensi, perhatian, minat, bakat, dan emosi.

1. Intelegensi

Faktor intelegensi adalah faktor internal yang sangat besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar. Bila pembawaan intelegensi anak memang rendah, maka anak tersebut akan sukar untuk mencapai hasil belajar yang baik. Anak yang seperti hendaknya dibantu dengan cara khusus agar dapat berhasil dalam belajarnya. Faktor lain yang berhubungan dengan intelegensi adalah cacad mental, idiosi, embisilitas, debilitas.

2. Perhatian

Perhatian merupakan faktor penting dalam usaha belajar anak. Untuk dapat menjamin belajar yang baik, anak harus dapat memperhatikan pelajaran yang ia pelajari. Apabila pelajaran yang diikuti tidak menarik baginya, maka timbullah rasa bosan dan malas dalam belajarnya. Sehingga prestasi yang dicapainya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

3. Minat

Bahan pelajaran yang menarik keinginan anak akan dapat dipelajari oleh anak dengan sebaik-baiknya. Sebaliknya, jika bahan yang dipelajari tidak sesuai dengan minat atau keinginan, pasti akan sulit untuk dipelajari dengan sebaik-baiknya. Hal ini disebabkan karena tidak ada daya tarik yang timbul.

4. Bakat

Seringkali didengar bahwa pelajaran itu tidak sesuai dengan bakatnya dan sebagainya. Kegagalan sering terjadi pada pilihan belajar yang tidak sesuai degan bakat. Selain itu, bagi anak yang selalu gagal, juga akan mengurangi kesenangan dalam belajar. Akibatnya prestasi yang dicapai tidak sesuai dengan yang diharapkan. Karena itu pengertian tentang bakat adalah hal yang juga menentukan dalam suksesnya belajar.

5. Emosi

Kadang-kadang ada sementara anak yang tidak begitu stabil emosinya, sehingga dapat mengganggu belajarnya. Anak-anak yang semacam ini membutuhkan situasi yang cukup tenang dan penuh pengertian agar belajarnya dapat lancar.

2. Faktor Eksternal


A. Lingkungan keluarga


Faktor lingkungan keluarga meliputi orangtua, suasana rumah dan keadaan ekonomi keluarga.

1. Faktor orangtua

Faktor orangtua merupakan faktor yang besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar anak. Orang tua yang dapat mendidik anak dengan cara memberikan pendidikan yang baik tentu akan memberikan efek baik bagi sang anak. Oleh karena itu, orangtua perlu cerdas dalam mendidik anak.

2. faktor suasana rumah

Lingkungan keluarga yang lain yang dapat mempengaruhi usaha belajar anak adalah suasana rumah. Suasana rumah yang terlalu gaduh atau terlalu ramai, tidak akan memberikan kenyamanan belajar bagi sang anak. Selain itu, suasana rumah yang selalu tegang juga tidak baik terhadap proses belajar sang anak.

3. faktor ekonomi keluarga

Faktor ekonomi keluarga juga banyak memberikan efek terhadap belajar anak. Misalnya anak dari keluarga mampu dapat membelikan alat-alat sekolah yang lengkap, sedangkan anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu, kesulitan membelikan alat-alat sekolah. Hal ini jelas memberikan dampak terhadap usaha belajar anak.

B. Lingkungan sekolah


Lingkungan sekolah kadang-kadang juga dapat menjadi faktor hambatan bagi anak. Berikut ringkasannya.

1. Cara penyajian pelajaran yang kurang baik

Dalam hal ini misalnya karena pengajar kurang menguasai materi yang diajarkannya. Sehingga dalam menerangkannya juga kurang baik dan sukar dimengerti. Begitu pula metode yang digunakan serta sikap dalam mengajar dari pengajar tersebut.

2. Hubungan antara murid dengan pengajar yang kurang baik

Biasanya bila anak itu menyukai guru, maka apapun pelajaran yang disampaikan guru tersebut juga akan disukai. Walaupun terkadang pelajaran tersebut tidak sesuai dengan bakat dan minatnya.

3. hubungan antar murid yang tidak menyenangkan

Hal ini terjadi pada anak-anak yang diasingkan oleh teman-temannya. Anak yang seperti akan mengalami tekanan batin, sehingga dapat memberikan dampak yang tidak baik terhadap prestasi belajarnya.

4. Bahan pelajaran tidak sesuai dengan kemampuan

Artinya bahan yang diajarkan kepada anak, sudah melampaui batas normal kemampuan sang anak.

5. peralatan belajar yang kurang lengkap

Dalam hal ini lembaga pendidikan tersebut hendaknya dapat menyediakan peralatan belajar yang lengkap. Dengan demikian dapat membantu menunjang usaha belajar muridnya.

6. Jam belajar yang kurang baik

Misalnya sekolah yang masuk siang, dimana udara panas dan suasana yang membosankan akan memberikan dampak yang kurang baik terhadap proses belajar.

C. Lingkungan masyarakat


Termasuk lingkungan masyarakat yang dapat menghambat kemajuan belajar yaitu.

1. Media Masa

Misalnya, televisi, bioskop, majalah dan sebagainya. Semua itu dapat memberi pengaruh yang kurang baik terhadap anak. Sebab terkadang anak juga suka berlebihan dalam menggunakan dan memanfaat media ini.

2. Teman bergaul yang kurang baik

Orang tua sering terkejut bila tiba-tiba anaknya yang belum cukup umur sembunyi-sembunyi merokok atau ngeluyur, sehingga belajar banyak ketinggalan.

3. Kegiatan dalam masyarakat

Misalnya adanya tugas organisasi diluar lingkungan sekolah. Jika hal ini berlebihan, maka akan memberikan hambatan terhadap belajar.

4. Corak kehidupan tetangga

Dalam hal ini dimaksudkan, apakah anak itu hidup dalam lingkungan tetangga yang suka judi, atau lingkungan buruh dan sebagainya. Sebab ini semua dapat berpengaruh terhadap semangat belajarnya.

Post Title
2 Faktor Yang Menyebabkan Kesulitan Dalam Belajar
Published by
matabaraja.com
Thank you for Visiting

Latest Articles Published:

Apa Pendapat Anda?