11 Cara Membangkitkan Semangat Belajar Ketika Kuliah


11 Cara Membangkitkan Semangat Belajar Ketika Kuliah

Pada dasarnya, membangkitkan semangat (seperti belajar dalam kuliah) itu sebenarnya tidaklah sulit jika anda tahu caranya. Cara yang paling mudah adalah dengan melihat, memperhatikan dan mengamati orang-orang yang mempunyai semangat yang menyala-nyala. Lalu selidiki apa sebab mereka begitu bersemangat?, apa yang mendorong mereka bersemangat?, apa yang sebenarnya yang terdapat dalam diri mereka?, dan apa yang mereka rasakan sehingga semangatnya begitu tinggi?. Setelah menemukan jawaban dari pertanyaan tersebut, maka praktekkan, pelihara dan biasakan. Jika itu terjadi, bukan lagi hal yang sulit untuk memiliki semangat tinggi seperti mereka yang memilikinya.

Dari semua faktor yang menyebabkan orang memiliki semangat yang tinggi tersebut, ada beberapa beberapa hal yang mungkin menyebabkannya. Berikut faktor penyebab timbulnya semangat yang tinggi tersebut.

1. Tertarik dan cinta kepada yang dihadapi.

Apa yang dibutuhkan orang dalam pendidikan diri sendiri adalah perasaan yang kuat dan teguh serta dapat mendorong diri sendiri. Digambarkan seperti seorang pemuda yang sedang dimabuk cinta dan ngebet untuk ketemu pacarnya. Walau sudah letih bekerja seharian, ia tetap masih sanggup berjalan berjam-jam tanpa merasa letih. Maka dari itu, untuk membuat diri bersemangat, anda harus berusaha mencintai apa anda hadapi untuk mencapai tujuan. Antusiasme yang demikian menggelora itu akan membebaskan tenaga-tenaga yang anda sendiri tak menyangka.

2. Mempunyai tujuan dan target yang hendak dicapai

Artinya ada maksud dan tujuan dari pekerjaan yang dihadapi. Dengan kata lain 'Ada udang dibalik batu'. Kalau anda mempunyai maksud dan tujuan tertentu dari suatu pekerjaan, maka anda akan bersemangat tinggi mengerjakan segala macam pekerjaan yang dapat untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut. bahkan anda pasti mencari-cari pekerjaan tersebut dengan giat.

3. Keinginan untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain

Secara kasar boleh dikatakan dengan keinginan untuk memperoleh kekaguman dari masyarakat, ingin menjadi masyhur dan terkenal, atau ingin membuat kejutan. Orang yang ingin bermanfaat atau berjasa kepada masyarakat (orang lain) tentu akan selalu berbuat kebaikan, mengerjakan pekerjaan yang dibebankan kepadanya dengan sebaik-baiknya. Bahkan biasanya mau mengerjakan lebih dari yang diminta. Hal demikian menunjukkan adanya tenaga dan semangat tinggi dalam dirinya.

4. Adanya rasa persaingan dan perlombaan

Dengan adanya perasaan seperti ini, mampu membuat masing-masing pihak berkeinginan untuk melebihi atau mengungguli pihak yang lain. hal ini menimbulkan semangat juang pada kedua belah pihak. Sudah pasti antusiasme yang tinggi senantiasa menyertai mereka. berlomba-lomba dalam kebaikan dan mencapai kebahagiaan tanpa menyisihkan atau mengorbankan orang lain adalah persaingan terbaik hingga saat ini.

5. Adanya harapan dari orang lain dan diri sendiri.

Artinya ada harapan untuk membahagiakan diri sendiri dan orang lain orang lain yang mengharapkan itu. Hal ini akan mendorong seseorang untuk bekerja dengan lebih bersemangat sampai berhasil. Terlebih jika orang yang akan dibahagiakan itu sangat memperhatikannya.

6. Keinginan menjadi pimpinan atau atasan

Ia selalu berusaha menjadi contoh baik bagi anggotanya untuk dapat menjaga gengsi dihadapan mereka. hal ini menjadikan orang tersebut tidak mudah letih meskipun sebenarnya ia sudah letih. Keletihan itu biasanya tidak begitu dirasakan. Ini disebabkan adanya rasa tanggung jawab akan tugas yang dibebankan kepadanya dan juga karena kedudukan yang ada padanya.

7. Keinginan meniru orang sukses

Artinya ada keinginan dalam dirinya untuk sukses seperti orang-orang yang ia tirukan (kagumi). Hal seperti juga dapat membangkitkan semangat dalam diri.

8. pilihan sendiri atau kemauan sendiri

Biasanya ini terjadi jika yang dikerjakan merupakan bakat dan hobinya. Dengan demikian ia dapat mengerjakan pekerjaannya dengan mudah dan enak. Semangat yang ada pada orang itu timbul karena kesenangan dan kegembiraan, penuh kebebasan dalam bekerja.

9. Pekerjaan tersebut berkaitan dengan kelangsungan hidup

Dengan kata lain, apa yang ia kerjakan merupakan sesuatu keharusan yang mau/tidak mau harus dikerjakan. Jika tidak dilakukan maka akan mengancam kelangsungan hidup diri sendiri atau orang yang ia sayang.

10. Kepercayaan diri yang tinggi pada kemampuan yang dimiliki

Artinya, memiliki energi atau tenaga yang banyak dan kepercayaan diri sendiri bahwa ia sanggup dan mampu mengerjakan pekerjaan yang sedang dihadapi. Maka ia akan berusaha untuk membuktikannya dengan sebaik mungkin.

11. mempunyai harapan dan cita-cita

Dengan mempunyai harapan dan cita-cita, ia akan berusaha memusatkan perhatian pada pekerjaan yang dihadapi. Ia dapat memilih dan mendahulukan pekerjaan yang ia anggap penting tersebut.

Artikel Terbaru: