Mengenal Kapal Borobudur Abad Ke-8


Kapal Borobudur Abad Ke-8

Borobudur ship is a double outrigger ship, made of wood from 8th century that is described in some reliefs in Borobudur temple in Central Java. The outriggers are useful for balancing and stabilizing the ship. The ancient ships with single ord double outrigger are typical of Austronesian people ship used in the exploration and spreading across the South Oceania and Indian Ocean. This kind of big ship believed as the firs ship to acrosses the Indian Ocean from the Archipelago to the Africa over 200 years ago.

Kapal Borobudur adalah kapal bercadik ganda, terbuat dari kayu yang berasal dari abad ke-8 di Nusantara, yang digambarkan dalam beberapa relief candi Borobudur, Jawa Tengah. Kegunaan cadik adalah penyeimbang dan memantapkan perahu. Perahu Kano bercadik tunggal atau kembar adalah perahu khas bangsa bahari Austronesia yang digunakan dalam penjelajahan dan penyebaran mereka di Asia tenggara Oseania dan Samudra Hindia. Jenis perahu besar seperti ini, diyakini sebagai jenis perahu pertama yang melintasi samudra Hindia dari kepulauan Nusantara ke Afrika sejak lebih dari 200 tahun yang lalu.

Borobudur Ship Expedition: Indonesia-Africa, 2003
Is a Re-creation of “Cinnamon Route” expedition from the archipelago to the Africa continent in the beginning of the century. Even long before European sailors knows Africa. Using ships that have weight of 40 tons and length of 18 meters, this is the modern reconstruction of one of the world’s unique ships, a combination of a double raft structure, many of rowing, and huge ship’s hull, which is inspired from the character in the relief of Borobudur Temple.

Expedisi Kapal Borobudur: Indonesia Ke Afrika 2003

Sebuah ekspedisi yang mereka ulang jalur perdagangan kuno “Rute Kayu Manis”  dari kepulauan Nusantara ke Benua Afrika di awal era masehi, bahkan jauh sebelum para pelaut Eropa mengenal Afrika. Menggunakan kapal seberat 40 ton dan panjang 18 Meter, yang merupakan rekonstruksi modern pertama dari salah satu kapal terunik di dunia, berupa gabungan dari struktur rakit ganda. Berdayung banyak dan lambung kapal yang luas, yang terinspirasi dari karakter kapal pada relief candi Borobudur.

Artikel Terbaru: