Cara Belajar Mahasiswa Yang Baik Ketika Kuliah


Cara Belajar Mahasiswa Yang Baik Ketika Kuliah
Umumnya ada tiga hal pokok yang menjadi permasalahan utama seorang mahasiswa, yaitu keadaan keuangan, kesehatan jasmani dan rohani, dan cara belajar. Nah, pada bagian ini, akan dibahas tentang masalah cara belajar.

Dalam masalah cara belajar, bisa dikatakan setiap mahasiswa memiliki permasalahan yang berbeda-beda. Namun, jika dibahas secara keseluruhan, dapat disimpulkan, masalah yang sering muncul adalah sebagai berikut.
1. Kesukaran dalam mengatur waktu belajar.
2. ketidaktahuan mengenai sumber referensi dan buku.
3. kebiasaan membaca.
4. kuliah bahasa asing.
5. cara dan sistem mengajar dosen.
6. peraturan yang ada dilingkungan sekitar kampus maupun tempat tinggal.
7. kurangnya kesadaran terhadap minat.
8. kurangnya minat terhadap membaca buku pelajaran.
9. kurangnya cara berpikir kritis dan teliti.
10. belajar menggunakan teknik menghapal.
11. Sekolah dan kuliah untuk mendapatkan ijazah dan nilai tertulis.

Dari semua masalah tersebut, dapat diambil kesimpulan, bahwa cara belajar merupakan salah satu masalah pokok yang harus diatasi dengan sebaik-baiknya. Dengan tujuan, agar tidak merintangi mahasiswa dalam studinya.

Semua tahu, bahwa belajar di sekolah atau perguruan tinggi memang bukanlah hal yang ringan untuk diikuti. Sebab ada tanggung jawab dan beban yang harus ditanggung dan dilaksanakan. Maka dari itu, memang perlu sekira kesadaran akan pentingnya belajar. Selain itu, sebagai seorang pelajar atau mahasiswa, harus berani untuk mencurahkan pikiran, perhatian, dan keuletan selama bertahun-tahun untuk mendapatkan hasil yang baik dalam proses belajar yang diikuti.

Sebagian dari mereka, mungkin ada yang telah giat mengikuti studi tersebut, namun tidak membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Sebab, bekerja keras saja belum tentu dapat menjamin seseorang memperoleh keberhasilan dalam proses belajar tersebut. Maka dari itu, diperlukan juga teknik belajar dan strategi belajar yang baik. Tanpa teknik belajar, seorang pelajar dan mahasiswa akan kesulitan untuk mendapatkan keberhasilan. Jadi, Sebagai pelajar dan mahasiswa, usaha belajar harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, tidak boleh bermalas-malasan, melainkan harus rajin dan tekun terus-menerus.

SIKAP MAHASISWA YANG BAIK

Pada dasarnya, dalam proses pencapaian teknik belajar yang baik, seorang pelajar atau mahasiswa hendaknya memiliki sikap rohani dan kesediaan mental. Tanpanya, tekni belajar yang baik sulit untuk diterapkan dalam kegiatan belajar di perguruan tinggi. Ada beberapa hal yang perlu diusahakan mahasiswa dalam masalah kesediaan mental tersebut, yaitu.

1. Tujuan Belajar

Belajar hendaknya harus terarah, artinya ada tujuan yang akan diusahakan untuk dicapai melalui belajar. Sebab belajar tidak hanya untuk mendapatkan nilai tertulis atau ijazah saja, namun ini diperlukan juga nanti ketika memasuki dunia kerja atau dilingkungan masyarakat banyak. Selain itu, antara tujuan belajar di perguruan tinggi, memiliki keterkaitan dengan tujuan hidup secara keseluruhan. Dengan kata lain, berhubungan juga dengan cita-cita (untuk menjadi Apa dan siapa?).

Dalam buku pedoman belajar, Ir. Arijo, mengatakan bahwa belajar, berarti memperkuat kedudukan ekonomi di kemudian hari, menciptakan kesempatan untuk menjadi pemimpin dalam masyarakat, dan menimbulkan kepuasan bagi diri sendiri karena bertambahnya ilmu.

Sebagian dari mahasiswa memilih minat atau jurusan perkuliahan tertentu, karena anggapan bahwa itulah yang paling mudah dari pilihan yang lain. Padahal setiap jurusan dan minat memiliki tingkat kesulitan yang berbeda masing-masingnya.

Selain yang diatas, masalah lain yang sering muncul adalah tujuan yang berubah atau bercabang. Artinya, ketika telah mulai menjalankan pilihan yang telah ditetapkan, karena beberapa alasan akhirnya berhenti, lalu merubah tujuan awalnya. Tidak ada kesungguhan dalam mengikuti proses yang harus diikuti untuk mendapatkan keberhasilan pada tujuan. Hal ini, berawal dari merumuskan dan menetapkan tujuan yang tidak jelas dan tidak dengan sungguh-sungguh. Akhirnya sampai kapanpun tidak ada kerbehasilan yang tercapai dari semua tujuan yang pernah dibuat.

2. Percaya Diri

Sebelum menetapkan pilihan, sebagai mahasiswa terlebih dahulu harus memiliki keyakinan bahwa ia mampu untuk mengikuti studi pada pilihan yang akan dipilih. Mereka juga harus yakin, bahwa mereka pasti dapat mengikuti proses belajar dengan sebaik-baiknya.

Dalam hal ini, masalah yang sering timbul adalah ketika mengikuti ujian. Minimnya pengatahuan untuk menjawab setiap pertanyaan yang diajukan, membuat kepercayaan diri semakin menurun. Masalah lainnya adalah anggapan bahwa “itu adalah sulit”. Akhirnya pertanyaan yang mudah pun tidak mampu dijawab, karena pikiran yang kacau, hati yang gentar dan kepercayaan pada sendiri yang kurang.

Oleh sebab itu, sebelum mengikuti ujian apapun itu, diperlukan persiapan, yaitu dengan belajar. Dengan persiapan ini, akan mampu meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri. Dengan kepercayaan diri tersebut, maka ujian apapun akan dapat dilalui dengan lebih mudah.

3. Keuletan dalam belajar

Cara Belajar Mahasiswa Yang Baik Ketika Kuliah
Banyak orang yang mengikut suatu proses untuk mencapai suatu tujuan, namun hanya sebagian kecil dari mereka yang mampu mengikuti proses tersebut hingga akhir. Begitu juga dengan mahasiswa, setiap tahun akan ada banyak mahasiswa baru yang masuk ke perguruan tinggi, namun hanya sebagian yang dapat menyelesaikannya hingga akhir. Sebagian lagi lebih memilih untuk berhenti dan keluar karena masalah-masalah yang dihadapi. Padahal masalah tersebut adalah bagian dari proses itu sendiri.

Tanpa masalah, proses yang dilakukan tidak akan mampu mengantarkan seseorang untuk menjadi lebih baik lagi.  Sebab masalah adalah ujian untuk meningkatkan kualitas diri seseorang. Ketika mereka mampu melewati ujian tersebut, itu menandakan bahwa mereka adalah orang yang berkualitas.

Maka dari itu, apapun masalah yang dihadapi ketika mengikuti proses belajar diperguruan tinggi, hadapilah tanpa ada kata menyerah. Setiap kali terjatuh, setiap kali itu pula bangkit.  Walau ujian yang dihadapi terasa sulit untuk dijalani, jangan mudah putus asa. Sebab selalu ada cara untuk menyelesaikannya. Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan selama mereka selalu berusaha dan berdo’a.

4. Perguruan Tinggi

Secara umum, perguruan tinggi dapat diartikan sebagai lembaga pendidikan tertinggi yang akan mendidik calon sarjana-sarjana baru dalam bidang tertentu (khusus). Tujuan perguruan tinggi tersebut adalah membentuk lulusan baru yang berkualitas dan siap terjun ke dunia kerja dan siap bersaing dalam masyarakat luas.

Lalu lulusan seperti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, berikut sedikit ulasannya.
1. memiliki pengetahuan dan kecakapan profesional.
Memiliki keahlian khusus pada bidang tertentu.
2. Memiliki ilmu pengetahuan yang berguna bagi masyarakat.
Artinya, ilmu yang mereka miliki, sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
3. Kepribadian yang baik.
Artinya, mereka memiliki sifat-sifat yang sesuai degan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.
4. memiliki kecakapan untuk memimpin.
Artinya, mereka mampu untuk menjalankan kegiatan-kegiatan atau tugas-tugas yang dibebankan kepadanya.
5. Berjiwa aktif, berinisiatif, dan kreatif.
Hendaknya, seorang lulusan yang baik, selalu memperhatikan berbagai permasalahan yang terjadi di dalam masyarakat. Lalu menghubungkan masalah tersebut dengan ilmu yang mereka miliki. Tentu saja mereka harus memiliki pengetahuan yang luas untuk itu. Sehingga nanti mereka tidak hanya mampu memberikan komentar dan kritikan saja, tapi juga dengan solusi yang baik.

5. Sopan santun mengikuti kuliah

Selama mengikuti perkuliahan, hendaklah seorang mahasiswa mampu melakukan beberapa hal berikut.
1. Berpakaian yang pantas dan hormat.
Mahasiswa adalah pelajar yang sudah dewasa harus dapat membedakan antara yang baik dan tidak baik, sopan dan tidak sopan. Mahasiswa bukanlah orang yang berpakaian seenaknya dan menuntuk kebebasan yang tidak wajar. Mahasiswa bukanlah orang seni yang berambut aneh. Namun mahasiswa adalah para pemuda pelopor pembangun bangsa, sopan dan hormat.
2. Selalu berusaha datang lebih awal.
Sebelum mengikuti perkuliahan, hendaklah seorang mahasiswa datang lebih awal dari waktu yang ditentukan.
3. Berusaha mengikut setiap perkuliahan secara Tertib dan teratur.
4. Kosentrasi pada pelajaran yang diikuti atau ketika dosen memberikan pelajaran.
5. menjawab dan bertanya dengan baik.
6. Berusaha memiliki catatan. Catatan tersebut hendaknya ditulis dengan teratur dan rapi.
7. Jangan berusaha untuk pulang lebih awal ketika proses belajar mengajar masih berjalan.
8. jangan membiasakan melakukan hal-hal yang tidak baik dilingkungan kampus. Misalnya, merokok.
9. jangan mengenakan topi ketika di kelas.
10. jagalah interaksi yang positif dengan mahasiswa lain dan juga dosen.

6. Membuat Catatan Kuliah Yang Baik

Berikut poin-poin yang bisa anda lakukan untuk membuat catatan kuliah yang baik, tersebut.
1. setiap mahasiswa hendaknya rajin mengikuti setiap ada perkuliahan. Baik wajib atau tidak.
2. mencatat berarti mendengarkan penjelasan dosen, menangkap penjelasan dosen, mengolah dengan pikiran sendiri dan kemudian dituliskan dengan bahasa sendiri dalam catata.
3. pilihlah tempat duduk yang memudahkan untuk melihat, mendengar, dan menulis dengan sempurna.
4. kalau dalam mendengarkan membuat anda mengantuk ketika di kelas, selidi apa penyebabnya.  Misalnya, kurang tidur. Dengan demikian, mulailah untuk tidur dengan teratur.
5. dalam menulis, jangan mencatat setiap kata yang dikeluarkan dosen anda. Namun inti dari setiap paragraf yang disampaikan dosen anda. Dengan menggunakan bahasa anda sendiri.
6. mengikuti kuliah berartikan melatih mata, telinga, tangan dan otak untuk bekerja bersama.
7. dalam mengikuti kuliah dengan mencatat dapat bekerjsa sama dengan kawan lainnya yang bersifat saling mengisi dan saling melengkapi hasil kuliah.
8. apabila ada bagian penjelasan yang terlewatkan, kosongkan dulu beberapa garis, kemudian ikutilah keterangan-keterangan berikutnya.
9. jangan mengandalkan meminjam catatan orang lain karena hal itu mendidik anda menjadi malas.
10. jangan mengabungkan beberapa atau keseluruhan mata kuliah anda dalam satu buku.
11. dalam buku “the tech nique of study”, prof. Claude. C. Crawford mengatakan bahwa cara membuat catatan kuliah yang baik antara lain sebagai berikut.
  1. Sediakanlah kertas lembaran (kertas terpisah) bergaris, berilah lubang pada sisinya, untuk disimpan dalam ordner.
  2. Catatlah pokok-pokok persoalan yang penting saja dalam menerima penjelasan kuliah.
  3. Baca kembali catatan kuliah pada hari itu juga. Lebih baik lagi jika diadakan perbaikan-perbaikan bila terdapat kesalahan.
  4. Tiap-tiap kertas agar dihimpun dalam satu tempat hasil kuliah per periode tertentu.
  5. Tiap-tiap kertas lembaran, agar disusun kembali (bila telah berjumlah banyak) menurut pokok-pokok persoalan tertentu, kemudian diberi nomor halaman. Hubungkan dengan buku pelajaran, baik buku wajib, buku anjuran atau buku tambahan (sebagai pembanding).
  6. Tiap-tiap persoalan agar diberi batas kertas berwarna. Lalu, pada tiap akhir persoalan agar disediakan dua lembar kertas kosong.
  7. Bundel kertas hasil catata tersebut , berilah tanda-tanda ( ordnerstrip) untuk memudahkan manghapal kembali. Dengan catatan ini anda sudah siap menghadapi test.
  8. Apabila lembar-lembar catatan kuliah sudah cukup banyak, agar diberi daftar isi dan daftar indeks, kemudian disimpan di depan tiap mata kuliah yang bersangkutan.
  9. Catatan sangat membantu untuk menggunakan pengetahuan secara berulang.
  10. Tiap-tiap akan mengikuti kuliah, agar membaca catatan tersebut terlebih dahulu.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, anda akan menjadi pendengar yang baik dan akan sukses dalam belajar.

Artikel Terbaru: